Banjir Underpass Prupuk, Polres Brebes Urai Kemacetan di Jalur Tengah
BREBES[BahteraJateng] – Kemacetan panjang hingga 15 kilometer terjadi di Jalur Tengah Larangan-Songgom-Prupuk, Kabupaten Brebes, akibat banjir yang menggenangi Underpass Prupuk, Kabupaten Tegal, Sabtu (29/3) dini hari. Antrian kendaraan mengular dari Simpang Susun Klonengan hingga Larangan sejak pukul 01.00 WIB.
Wakapolres Brebes, Kompol Purbo Adjar, turun langsung memimpin Tim Urai Kemacetan Polres Brebes untuk mengatasi kepadatan lalu lintas yang berlangsung lebih dari empat jam.
Langkah-langkah taktis seperti rekayasa lalu lintas, pengalihan arus, dan pengaturan kendaraan diterapkan untuk mempercepat pergerakan kendaraan yang terjebak.
Salah satu upaya utama adalah pengalihan arus dari Pejagan ke Purwokerto melalui jalur alternatif Jatibarang-Slawi-Pemalang-Purwokerto. Ini dilakukan untuk mengurangi beban kendaraan di jalur Larangan-Songgom-Prupuk yang juga mengalami kemacetan akibat banjir.
“Kami langsung terjun ke lokasi untuk mengurai kepadatan. Dengan pengaturan lalu lintas yang optimal dan koordinasi yang baik, arus kendaraan akhirnya berangsur normal,” ujar Kompol Purbo Adjar.
Banjir di Underpass Prupuk menjadi faktor utama terhambatnya arus lalu lintas, diperburuk oleh meningkatnya volume kendaraan yang mencari jalur alternatif. Pihak kepolisian dan instansi terkait terus berupaya agar situasi tidak memburuk.
Hingga pagi, kondisi lalu lintas mulai pulih setelah air surut dan kendaraan dapat kembali melintas. Aparat tetap bersiaga untuk mengantisipasi kemacetan susulan.
Pihak kepolisian mengimbau pengendara untuk selalu memperbarui informasi jalur guna menghindari kendala perjalanan, terutama di tengah cuaca yang tidak menentu.

