Tiga Hari Pencarian, Remaja Hanyut di Sungai Kalikuto Batang Ditemukan Meninggal
BATANG[BahteraJateng] – Tiga hari pencarian terhadap Irfan (16), remaja asal Desa Gringsing RT 02 RW 05, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, yang hanyut di Sungai Kalikuto pada Senin (26/5) lalu, akhirnya membuahkan hasil. Korban berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia.
Kepala Basarnas Semarang, Budiono, mengonfirmasi bahwa korban ditemukan tersangkut di pemecah arus sekitar tiga kilometer dari lokasi kejadian.
“Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia, tersangkut di pemecah arus Kalikuto,” ujar Budiono, Rabu (28/5).
“Ditemukan pukul 17.15 WIB dan selanjutnya korban dibawa ke RSI Kendal untuk tindakan lebih lanjut,” imbuhnya.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan. Budiono mengapresiasi kerja keras seluruh tim yang terlibat.
“Kami ucapkan terima kasih kepada tim SAR gabungan yang telah berhasil menemukan korban. Semoga korban husnul khotimah dan kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, apalagi saat cuaca mendung,” pungkasnya.
Diketahui sebelumnya, Irfan hanyut saat mandi di sungai Kalikuto bersama dua temannya sekitar pukul 16.00 WIB. Mereka tengah bermain air di aliran sungai berbatu tersebut.
Namun, derasnya arus yang diduga akibat hujan di hulu membuat ketiganya terseret arus. Dua temannya berhasil menyelamatkan diri, namun Irfan yang tidak pandai berenang akhirnya hanyut dan tenggelam.(sun)

