DPRD Kota Semarang Dorong Pemkot Segera Bebaskan Ribuan Ijazah Tertahan
SEMARANG[BahteraJateng] – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang untuk mempercepat realisasi program pembebasan ijazah tertahan yang menjadi salah satu program 100 hari kerja Wali Kota Semarang.
Hingga kini, tercatat sebanyak 10.332 lembar ijazah masih tertahan di 407 sekolah di wilayah Kota Semarang.

Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang dari Fraksi PKS, Siti Roika, mengatakan program ini merupakan terobosan penting dalam menjamin hak pendidikan masyarakat, terutama siswa yang terkendala biaya.
Namun, ia mengakui program ini membutuhkan anggaran yang besar dan pelaksanaannya dilakukan secara bertahap.

“Program ini menjadi program unggulan pemkot, namun memang berproses karena anggaran yang dibutuhkan tidak sedikit,” ujar Ika, sapaan akrabnya beberapa waktu lalu.
Sejauh ini, sebanyak 37 sekolah telah berkomitmen bekerja sama dengan Pemkot Semarang untuk membebaskan ijazah siswa. Dalam implementasinya, pembebasan biaya dilakukan melalui skema angsuran atau ditanggung langsung oleh pemerintah.
Ika menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bambang Pramusinto, untuk membahas percepatan program di lapangan. Ia menyebut bahwa program ini ditargetkan terus berjalan selama masa jabatan Wali Kota Semarang, lima tahun ke depan.
“Untuk sekolah lainnya, prosesnya akan terus berjalan selama masa jabatan wali kota,” jelasnya.
Program pembebasan ijazah ini diharapkan dapat memberikan dampak langsung bagi lulusan yang selama ini terhambat dalam mencari pekerjaan atau melanjutkan pendidikan karena ijazah tertahan. DPRD menegaskan akan terus mengawal kebijakan ini agar dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.(sun)

