Joko Susilo
Ketua Komisi A DPRD Kota Semarang, Joko Susilo menghadiri acara Kirab Budaya Sadranan Kalibanteng Kulon, Minggu pagi (20/7).(BahteraJateng)
| |

Joko Susilo Apresiasi Kirab Budaya Sadranan Kalibanteng Kulon: Nguri-nguri Budaya dan Tingkatkan Perekonomian

SEMARANG[BahteraJateng] – Ketua Komisi A DPRD Kota Semarang, Joko Susilo, mengapresiasi acara Kirab Budaya Sadranan yang diselenggarakan Kelurahan Kalibanteng Kulon, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang pada Minggu pagi (20/7).

Kirab Budaya Sadranan ini menurutnya sangat luar biasa untuk nguri-nguri budaya. Dimana masyarakat khususnya generasi muda menjadi tau akan sejarah dan budaya di wilayahnya.


“Kegiatan ini sangat positif untuk nguri-nguri budaya. Tadinya masyarakat yang belum tau akan Mbah Banteng Wareng, Sunan Soen An Ing jadi tau sejarah mereka,” ujar Joko Susilo, saat ditemui seusai acara kepada BahteraJateng.

Politikus dari partai PDI Perjuangan tersebut menyebut bahwa manfaat kegiatan ini sangat luar biasa dalam mendidik masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan, budaya dan meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Banyak warga yang datang dan mengikuti acara ini, menjadikan UMKM bisa tersentuh oleh masyarakat. Dan itu otomatis mengangkat perekonomian,” tuturnya.

“Kami dari legislatif selalu mendukung kegiatan-kegiatan yang ada di Kalibanteng Kulon,” imbuhnya.

Sementara itu, Lurah Kalibanteng Kulon, Parjono, menyebutkan bahwa tradisi nyadran sebelumnya dilakukan secara terpisah oleh masing-masing kelompok masyarakat di sekitar tiga makam umum (Banteng Wareng, Ngepoh dan Soen An Ing) yang ada di wilayah tersebut.

“Melalui nyadran kirab budaya ini, kami mencoba mengemas potensi yang ada agar lebih guyub, menyatu, mempererat tali silaturahim dan meriah,” ujarnya.

Andi Widoyono, salahsatu warga RW 4 Kalibanteng Kulon yang pemilik angkringan Nasi Kucing PAYUNG TEDUH mengaku senang dengan meriahnya acara Kirab Budaya Sadranan tahun ini.

“Kirab Budaya Sadranan ini selain untuk nguri-nguri budaya juga membuat masyarakat guyub rukun dalam mensukseskan acara ini. Dan ramainya warga yang datang membuat dagangan UMKM laris manis,” ujarnya sambil tersenyum senang.

Rangkaian acara Kirab Budaya Sadranan tahun 2025 ini dimulai pada Sabtu, 19 Juli 2025, pukul 12.00 WIB dengan lomba rebana tingkat kelurahan yang diikuti seluruh RW se-Kalibanteng Kulon. Pada malam harinya, seusai salat Isya, dilanjutkan dengan pengajian umum.

Puncak acara digelar Minggu pagi, 20 Juli 2025, pukul 07.00 WIB dengan kirab budaya yang dimulai dari Jalan Lebdosari Raya di bawah makam Mbah Soen An Ing. Rute kirab melintasi Jalan Abdulrahman Saleh dan Jalan Sri Kuncoro III, lalu berakhir di depan Balai RW 4, dekat makam Mbah Banteng Wareng.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *