Perhutani Kebonharjo Dampingi Jajaran Kodam IV/Diponegoro Pastikan Kembali Lokasi Batalyon TP
REMBANG[BahteraJateng] – Asisten Perencanaan Kodam IV/Diponegoro, Kolonel Arm Eko Susanto, bersama jajaran staf Kodam IV/Diponegoro, melakukan peninjauan langsung ke lokasi rencana pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yon TP) di wilayah Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang pada Selasa (23/9).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari tahapan persiapan pembangunan infrastruktur strategis TNI AD yang akan memperkuat pertahanan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan prajurit di kawasan perbatasan utara Jawa Tengah.
Dalam peninjauan tersebut, Kolonel Arm Eko Susanto menegaskan bahwa Kodam IV/Diponegoro berkomitmen memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana. Mulai dari ketersediaan lahan, kelayakan lokasi, aksesibilitas, hingga kesiapan dukungan masyarakat sekitar.
“Hari ini kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan bahwa lahan yang akan digunakan benar-benar siap dan sesuai dengan standar pembangunan satuan tempur. Pembangunan Yon TP di Pamotan, ini bukan hanya untuk kepentingan TNI, namun juga akan memberi dampak positif bagi masyarakat Rembang pada umumnya,” ujar Kolonel Eko.
Pendirian Yon TP di Kecamatan Pamotan memiliki nilai strategis. Selain untuk memperkuat gelar kekuatan TNI AD di wilayah Pantura, kehadiran batalyon baru juga akan membuka peluang percepatan pembangunan daerah.
“Kehadiran prajurit di wilayah ini diharapkan mampu mendukung stabilitas keamanan, memperlancar roda perekonomian, serta mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat,” lanjut Kolonel Eko.
Kolonel Arm Eko Susanto menambahkan, pemilihan lokasi di Pamotan sudah melalui kajian mendalam. Faktor keamanan, jarak dengan satuan lain, serta kondisi geografis menjadi pertimbangan utama. Selain itu, akses jalan dan ketersediaan infrastruktur dasar turut diperhatikan agar keberadaan Yon TP dapat segera beroperasi optimal.
Dalam kesempatan tersebut, Asrend Kodam IV juga menegaskan pentingnya sinergi antara TNI dengan pemerintah daerah serta masyarakat setempat. Pembangunan Yon TP, menurutnya, tidak akan berhasil tanpa dukungan penuh dari berbagai pihak.
“Kami berharap masyarakat Pamotan dan sekitarnya menyambut baik pembangunan ini. Yon TP nantinya akan menjadi bagian dari warga Rembang, bersama-sama menjaga keamanan dan mendukung kemajuan daerah,” tegasnya.
Administratur/KKPH Kebonharjo Rovi Tri Kuncoro, hadir langsung dalam kegiatan tersebut, memberikan dukungan penuh terhadap program Presiden Republik Indonesia, yang diwujudkan dengan membantu secara administratif maupun koordinasi teknis di lapangan.
“Kerja sama lintas instansi seperti ini sangat penting untuk mendorong ketahanan pangan sekaligus memberi dampak positif bagi masyarakat sekitar,” kata Rovi.
Saat ini, tahapan pembangunan memasuki tahap finalisasi perencanaan teknis. Setelah proses administrasi dan pengecekan lahan selesai, tahap berikutnya adalah pembangunan infrastruktur fisik.
Kodam IV/Diponegoro memastikan semua proses akan dilaksanakan secara transparan, terukur, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.(day)

