Komisi D Sepakat Jembatan Nguter Perlu Diperbaiki dan Diperlebar
WONOGIRI[BahteraJateng] – Komisi D DPRD Provinsi Jateng melakukan monitoring dan evaluasi (monev) ke Wonogiri meninjau kondisi Jembatan Nguter yang terletak di jalur utama Wonogiri-Solo.
Menurut Ketua Komisi D Nur Sa’adah, jembatan Nguter yang terakhir mengalami perbaikan akhir tahun 2024 itu mendapatkan perhatian khusus dari Komisinya.

“Jembatan yang menghubungakan Surakarta dan Wonogiri ini sudah cukup lama diperbaiki terakhir 2024, rencana akan kami ganti dan dilebarkan,” kata Ketua Komisi D Nur Sa’adah kepada Agus Pamungkas dari DPU BMCK BPJ Wilayah Surakarta, Kamis (6/11) sepereti dikutip @dprddjatengprovinsi.
Berkesempatan menjelaskan kepada rombongan Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah, Agus Pamungkas mengatakan, memang sebaiknya sudah masa penggantian jembatan yang berada di atas Sungai Bengawan Solo itu . Jembatan itu sebenarnya turut menjadi tapal batas antara Kab. Wonogiri dengan Sukoharjo. Tepatnya antara daerah Kecamatan Selogiri (Wonogiri) dengan Nguter (Sukoharjo).

“Merupakan jalur utama yang menghubungkan Surakarta dan Wonogiri, Jembatan Nguter ini sebaiknya sudah waktunya diganti dan diperlebar” ujarnya.
Bondan Bomo selaku legislatif dari daedah pemilihan VI ( Sragen, Karanganyar, Wonogiri ) menyambut baik dengan rencana penggantian dan pelebaran jembatan tersebut.
“Dengan rencana digantinya jembatan Nguter ini akan lebih bermanfaat terhadap pergerakan perekonomian warga Wonogiri dan Sukoharjo” ungkapnya.
Selain itu jembatan ini merupakan jalur utama pemakai jalan yang menghubungkan provinsi Jawa Tengah dna Jawa Timur (Surakarta, Sukoharjo, Wonogiri, Pacitan).

