Perhutani KPH Kebonharjo
Perhutani KPH Kebonharjo melaksanakan penandatangan MoU dengan Puskesmas Sale, Jumat (21/11).(Foto Ist)

Perhutani Kebonharjo Tandatangani MoU Bidang Kesehatan dengan Puskesmas Sale

REMBANG[BahteraJateng] – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kebonharjo melaksanakan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Sale pada Jumat (21/11).

Penandatanganan MoU berlangsung di Ruang Auditorium Lantai 2 Puskesmas Sale bertujuan untuk meningkatkan hubungan kelembagaan antara Perhutani KPH Kebonharjo dengan Puskesmas Sale dalam penyelengaraan program dan kegiatan kesehatan.

Kegiatan tersebut meliputi koordinasi perencanaan, anggaran, pertukaran data dan informasi serta peningkatan kapasitas kelembagaan guna terselenggaranya kegiatan pelayanan Kesehatan.

Administratur/KKPH Kebonharjo melalui Kepala Sub Seksi Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (KSS K3L), Lilik Sutrisno, menyampaikan rasa syukurnya karena hari ini bisa melaksanakan MoU bidang kesehatan dengan Puskesmas Sale.

“Kami berharap MoU ini bisa terus berlanjut, karena ini sangat penting dan sangat diperlukan bagi karyawan Perhutani KPH Kebonharjo beserta keluarganya. Semoga MoU ini membawa dampak posistif bagi karyawan Perhutani dan keluarganya,” ungkap Lilik Sutrisno.

Ia menambahkan dalam era modern saat ini, kesehatan pegawai menjadi salah satu prioritas utama bagi perusahaan-perusahaan yang ingin menjaga produktivitas dan kesejahteraan karyawan.

Untuk mencapai hal tersebut, kolaborasi dengan penyedia layanan kesehatan yang terpercaya menjadi solusi strategis untuk penyediaan layanan kesehatan bagi karyawannya.

Sementara itu Kepala Puskesmas Sale, dr. Tusnendi, menyambut baik pelaksanaan MoU tersebut. Puskesmas Sale akan memberikan layanan kesehatan kepada karyawan Perhutani dan keluarganya mencakup rawat jalan, rawat inap, pemeriksaan gigi, Posbindu dan dokter spesialis.

“Puskesmas Sale akan selalu membangun hubungan yang strategis antara Perhutani dan Perusahaan lainnya dalam memberikan fasilitas kesehatan dan menyediakan layanan kesehatan yang terjangkau bagi karyawan serta menjamin ketersediaan pasokan obat,” jelas Tusnendi.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *