Semarang Zoo Padukan Hiburan Rakyat dan Edukasi Konservasi di Libur Nataru
SEMARANG[BahteraJateng] – Taman Satwa Semarang (Semarang Zoo) menggelar rangkaian kegiatan hiburan rakyat yang dipadukan dengan edukasi konservasi satwa selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026. Kegiatan ini digelar sebagai upaya meningkatkan kesadaran publik terhadap pelestarian satwa dan lingkungan.
Salah satu agenda utama akan berlangsung pada Kamis (1/1), mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, di kawasan Semarang Zoo, Jalan Raya Mangkang–Kaliwungu, Kota Semarang. Kegiatan tersebut menghadirkan orkes dangdut dan hiburan rakyat yang menyasar masyarakat luas.

Manajemen Semarang Zoo menyampaikan, hiburan tersebut menjadi sarana untuk menarik minat masyarakat agar kembali mengenal kebun binatang sebagai ruang edukasi publik, bukan semata tempat rekreasi. Pengunjung juga diajak memahami peran taman satwa dalam konservasi, pendidikan lingkungan, serta menjaga ruang hijau kota.
Momentum pergantian tahun dipilih sebagai simbol refleksi untuk membangun hubungan yang lebih bertanggung jawab antara manusia, satwa, dan alam. Melalui konsep hiburan terjangkau, Semarang Zoo membuka akses seluas-luasnya agar edukasi satwa dapat dinikmati semua kalangan.

Sebelumnya, Semarang Zoo telah menyiapkan rangkaian kegiatan sejak Kamis (25/12) hingga Rabu (31/12). Beragam pertunjukan musik dan seni digelar hampir setiap hari di Panggung Plaza, di antaranya penampilan Kaoka Band, Balarama, Kyoday, Fugato Band, Synfive, Gasada Band, dan Sudden Band.
Selain hiburan musik, pengunjung juga disuguhi pertunjukan seni budaya pada Minggu (28/12), seperti Kagama Beksan Semarang, Kids Project, dan Manahati Tari, yang menonjolkan nilai edukasi dan pelestarian seni tradisi.
Kegiatan sosial turut digelar pada Senin (29/12) dengan melibatkan anak-anak dari Sekolah Luar Biasa (SLB) dalam aktivitas edukatif dan hiburan inklusif. Rangkaian Nataru ditutup dengan hiburan musik pada malam pergantian tahun yang dikemas aman dan ramah keluarga.

