UPS Tegal
Rektor Universitas Pancasakti (UPS) Tegal, Prof. Taufiqulloh, melakukan Penandatanganan Kontrak Kinerja Perguruan Tinggi Berdampak Tahun 2026 dengan Kemendiktisaintek, di Aula Graha Diktisaintek, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (5/1).(Dok Humas UPS Tegal)

Perkuat Kontribusi Nasional, Rektor UPS Tegal Teken Kontrak Kinerja Perguruan Tinggi Berdampak 2026

JAKARTA[BahteraJateng] — Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Republik Indonesia menyelenggarakan Penandatanganan Kontrak Kinerja Perguruan Tinggi Berdampak Tahun 2026 di Aula Graha Diktisaintek, Senayan, Jakarta Pusat pada Senin (5/1).

Agenda strategis ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat peran perguruan tinggi dalam pembangunan nasional.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Prof. Brian Yuliarto. Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting sebagai penggerak inovasi dan solusi atas berbagai persoalan sosial dan ekonomi di masyarakat.

Dalam sambutannya, Prof. Brian Yuliarto menyampaikan bahwa kontrak kinerja bukan sekadar dokumen administratif, melainkan instrumen akuntabilitas untuk memastikan kontribusi nyata perguruan tinggi bagi bangsa.

“Perguruan tinggi harus mampu membangun ekosistem pendidikan yang adaptif dan inovatif. Hilirisasi riset menjadi kunci agar hasil penelitian dapat menjawab kebutuhan industri dan masyarakat secara konkret,” ujarnya.

Penandatanganan kontrak kinerja ini diikuti oleh pimpinan perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Rektor Universitas Pancasakti (UPS) Tegal, Prof. Taufiqulloh.

Kehadiran UPS Tegal menegaskan komitmen kampus tersebut dalam mendukung kebijakan nasional penguatan pendidikan tinggi berdampak.

Usai kegiatan, Prof. Taufiqulloh menyatakan bahwa UPS Tegal siap berakselerasi untuk menyelaraskan program pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat dengan target kinerja tahun 2026.

Menurutnya, kontrak kinerja ini menjadi amanah sekaligus tantangan bagi perguruan tinggi untuk meningkatkan relevansi dan kualitas kontribusi.

“UPS Tegal berkomitmen memperkuat hilirisasi hasil riset dosen dan mahasiswa agar manfaatnya dapat langsung dirasakan, khususnya oleh UMKM dan sektor industri di Jawa Tengah,” katanya.

Selain itu, UPS Tegal juga akan memfokuskan penguatan transformasi digital dalam pembelajaran serta memperluas jejaring kolaborasi internasional. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing lulusan di tingkat nasional maupun global.

Dengan penandatanganan kontrak kinerja tersebut, Kemendiktisaintek berharap perguruan tinggi mampu menjalankan target secara terukur dan transparan, serta berkontribusi nyata dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan berdaya saing untuk kemajuan Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *