Dokkes Polda Jateng
Biddokkes Polda Jateng bersama Sie Dokkes Polres Pekalongan Kota, memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada warga terdampak banjir, Selasa (20/1).(Dok. Humas Polda Jateng)
|

Pengungsi Banjir Pekalongan Alami Gangguan Kesehatan, Dokkes Polda Jateng Beri Pelayanan Medis

PEKALONGAN[BahteraJateng] – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Pekalongan tidak hanya memaksa warga mengungsi, tetapi juga memicu berbagai gangguan kesehatan. Sejumlah pengungsi mengeluhkan batuk, sesak napas, hingga kambuhnya penyakit kronis akibat kondisi lingkungan pengungsian yang terbatas.

Merespons hal tersebut, puluhan personel Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Tengah yang dipimpin Kasubbid Dokpol AKBP Supramu, bersama Sie Dokkes Polres Pekalongan Kota, memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada warga terdampak banjir pada Selasa (20/1).

Pelayanan medis dilakukan di Posko Pengungsian SD Negeri 3 Tirto dan Posko Masjid Khusnul Khuluq, Kelurahan Tirto, Kota Pekalongan. Para pengungsi mendapatkan pemeriksaan dokter umum, obat-obatan, serta vitamin sesuai kondisi kesehatan masing-masing.

Kabiddokkes Polda Jateng, Kombes Pol drg. Agustinus mengatakan, lingkungan pengungsian berpotensi memicu berbagai penyakit jika tidak ditangani sejak dini.

“Keluhan terbanyak yang kami temukan adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sebanyak 54 kasus, disusul pusing, hipertensi, diare, dan penyakit kronis. Total ada 85 pengungsi yang kami periksa dan semuanya telah mendapatkan penanganan medis,” ujarnya.

Selain pemeriksaan, petugas juga memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan guna mencegah penularan penyakit.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menegaskan bahwa kehadiran Polri di lokasi pengungsian merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat.

“Dalam situasi bencana, keselamatan dan kesehatan warga menjadi prioritas. Polri hadir untuk memastikan para pengungsi mendapatkan layanan yang dibutuhkan,” katanya.

Polri, lanjut Artanto, akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar penanganan dampak banjir berjalan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *