Pecah Telur, SDN 1 Turirejo Blora Raih Adiwiyata Tingkat Nasional 2025
BLORA[BahteraJateng] – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Turirejo di Kecamatan Jepon, menjadi satu-satunya sekolah dasar negeri di Kabupaten Blora yang meraih predikat Adiwiyata Tingkat Nasional 2025.
Kepala Sekolah SDN 1 Turirejo, Siti Khotimah, menyampaikan proses sekolahnya mendapatkan penghargaan Adiwiyata tingkat nasional tahun 2025 pada Senin (26/1).
“Awalnya sekolah kami mengikuti himbauan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blora, dan sekolah kami memiliki potensi untuk mengikuti Program Adiwiyata. Semua tahapan mulai dari Adiwiyata Kabupaten 2019, Adiwiyata Provinsi 2024, dan Alhamdulillah 2025 Adiwiyata Nasional,” kata Siti pada bahterajateng.
Siti Khotimah memaparkan persiapan awal menghijaukan lingkungan sekolah dengan melibatkan sumber daya manusia yang ada dan melakukan pembiasaan peduli lingkungan, serta mulai memilih kader-kader adiwiyata di semua aspek tanaman, drainase, sampah, air, energi, serta inovasi agar siswa-siswi terbiasa peduli lingkungan.
Lebih lanjut, Siti Khotimah menyampaikan bahwa kegiatan berlanjut dengan mengedukasi warga agar ikut menjaga lingkungan sekitar melalui kerja bakti, berbagi tanaman keras, bersih-bersih sungai, serta pemasangan poster peduli lingkungan dan sampah.
“Selain edukasi, kami melakukan berbagai inovasi, diantaranya membuat tari kreasi tentang peduli lingkungan (Tari Reresik), membuat teh celup dari daun ketepeng, pupuk cair ecoenzim, batik ecoprint, sabun cuci piring berbahan dasar ecoenzim, teh daun bidara, dan puisi terkait lingkungan hidup,” lanjut Siti.
Siti Khotimah mengajak untuk selalu bergerak dan menggerakkan diri sendiri serta lingkungan sekolah untuk peduli lingkungan, hijaukan bumi, selamatkan alam Indonesia.
Ditempat terpisah, Kepala DLH Blora melalui Kabid Peningkatan Kapasitas dan Penanganan Pengaduan Lingkungan Hidup (PKPPLH), Muhamad Muniri membenarkan pencapaian SDN 1 Turirejo dalam perolehan Adiwiyata tingkat nasional.
“Pecah telur, SDN 1 Turirejo satu-satunya jenjang sekolah dasar negeri yang ada di Kabupaten Blora mendapatkan predikat adiwiyata nasional tahun 2025. Penghargaan diberikan kepada tujuh sekolah di Kabupaten Blora yang lolos, SMAN 1 Jepon, SMAN 1 Tunjungan, SMAN 1 Randublatung, SMAN 1 Cepu, SMK Migas Cepu,dan SMPN 3 Blora,” kata Muniri pada bahterajateng.
Muniri menyampaikan bahwa hasil keputusan Adiwiyata Nasional langsung oleh tim penilai dari Kementerian Lingkungan Hidup.
“Penilaian ada beberapa parameter yang harus dipenuhi, dan melalui aplikasi SIDIA (Sistem Informasi Adiwiyata, red.) miliknya Kementerian ada beberapa tahapan yang harus dilalui, setelah semua lolos, tim penilai mengeluarkan undangan untuk mendapatkan penghargaan,” lanjut Muniri.
Lebih lanjut Muniri menyampaikan bahwa tujuan adiwiyata disekolah adalah membuat nyaman untuk kegiatan belajar mengajar dengan melibatkan semua sumber daya manusia yang ada di sekolah.
“Pola adiwiyata yang lama dengan yang baru ini berbeda. Kalau yang lama lebih kepada lingkungan sekolah termasuk fasilitas. Melalui Permen LHK Nomor 5 tahun 2025, lebih fokus pada pembentukan karakter manusianya. Baik itu kepala sekolah, guru, siswa, penjaga sekolah, orangtua siswa, bahkan ibu kantin serta lingkungan sekitar terbentuk karakternya untuk peduli lingkungan,” pungkas Muniri.(day)

