| | |

Bakal Enam Periode Menjadi Wakil Rakyat, Ini Resep Politik BHB: Selalu Bersyukur dan Tidak Baperan

BANYUMAS[BahteraJateng] – Lima periode menjadi wakil rakyat di DPRD Provinsi Jawa Tengah, kemudian terpilih kembali untuk keenam kalinya dalam Pileg 2024, menggambarkan kemantapan Bambang Hariyanto Bachrudin (BHB) dalam menapaki dunia politik.

BHB, politikus PDI Perjuangan yang selalu berpenampilan sederhana, humble dan lurus itu dikenal sangat dekat dengan konstituennya. Kepeduliannya dan perhatiannya terhadap konstituennya pun sangat tinggi. Sehingga tidak mengherankan (untuk menyebut wajar) apabila BHB selalu terpilih dalam pileg sebagai wakil rakyat.

Ditanya tentang resep keberhasilannya dalam enam kali pemilu menjadi wakil rayta, ternyata resepnya sederhana, tidak neko-neko dan bukan hal yang istimewa.

“Sederhana mas, ada tiga yaitu selalu bersyukur, jauhi rasa kecewa, dan baper. Itu yang konsisten saya pegang dengan kuta,” ujar BHB yang saat ini menduduki kursi Ketua Komisi C DPRD Jateng itu.

Dilansir dari derapjuang.id, wakil rakyat yang tidak pernah pindah partai dan sealu setia kepada PDI Perjuangan ini mengungkapkan, sejak memutuskan untuk terjun di politik tahun 1990-an lalu, ia sudah memegang komitmen terhadap diri sendiri untuk menjauhkan rasa kecewa serta baper.

“Sebab, politik itu fluktuatif, baik di internal partai ataupun di luarnya. Kalau dalam berpolitik kita cepat baper dan sedikit-sedikit kecewa, maka tidak akan bisa bertahan. Yang juga tidak kalah penting adalah harus selalu bersyukur,” tutur Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jateng itu.

Lebih lanjut BHB menuturkan, dalam setiap proses politik harus dibarengi dengan edukasi dan rekrutmen kepemimpinan. Supaya bisa menghasilkan rekrutmen kepemimpinan yang berkualitas, maka keduanya harus berjalan beriringan.

Menurutnya, edukasi politik bisa dilakukan dalam berbagai situasi serta berbagai cara. Ia mencontohkan, saat bertemu dengan konstituennya, ia lebih condong untuk menjelaskan tentang DPRD, apa saja tugas-tugas dan fungsi DPRD.

“Sehingga masyarakat memahami, perbedaan antara lembaga legislatif dan eksekutif, dimana DPRD merupakan penyambung rakyat, namun dalam hal kebijakan tidak bisa langsung melakukan eksekusi sebagaimana eksekutif,” jelasnya.

“Jadi pada masa kampanye misalnya, jika ada calon anggota legislatif yang bicara visi-misi, maka perlu dipertanyakan pemahamannya tentang fungsi dewan,” katanya.

Mantan Ketua DPC PDI Perjuangan ProMega tahun 1996-1999 ini sudah duduk sebagai anggota DPRD Jawa Tengah selama lima periode dan ia selalu terpilih kembali, meskipun sempat pindah daerah pemilihan.

Bambang pertama menjadi menjadi anggota DPRD Jateng tahun 1999-2004 dari dapil Banyumas-Cilacap, pada periode berikutnya 2004 – 2009, ia kembali terpilih. Pada pemilu 2009-2014, BHB pernah dipindah menjadi caleg dari dapil VII, yang meliputi Kabupaten Purbalingga-Banjarnegara-Kebumen. Tak mau mengeluh ataupun menyerah, BHB tetap optimis melangkah di dapil barunya tersebut dan ia pun berhasil masuk kembali ke gedung dewan.

Selanjutnya, pada pemilu 2014-2019 dan 2019-2024, Bambang kembali lagi menjadi caleg dari dapil VIII (kemudian Dapil XI), Banyumas-Cilacap dan dengan mulus ia kembali menduduki kursi DPRD Jateng.

Meskipun sudah hampir 10 tahun meninggalkan dapil VII, namun komunikasi dengan masyarakat pendukungnya di kabupaten tersebut masih terjalin. Bahkan, saat Lebaran kemarin, beberapa pendukungnya dari Purbalingga dan Banjarnegara masih berkunjung ke rumah BHB di Sokaraja.

“Saya masih tergabung dalam grup bersama masyarakat dari dapil VII. Sebab, saya menempatkan hubungan saya dengan konstituen sebagai sebuah habluminannas, bukan hanya sekadar karena kepentingan politik saja. Begitu pula dengan konstituen lain di dapil VIII, komunikasi selalu terjalin dengan baik, sebab saya memang wakil mereka,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *