Pemudik Salah Turun di Tol Semarang–Solo
Seorang pemudik asal Bekasi, Sulaiman (37), bersama istri dan dua anaknya sempat mengalami kebingungan setelah diturunkan di ruas Tol Semarang–Solo wilayah Kabupaten Semarang, Senin (16/3).(Dok. Humas Polres)

Kronologi Pemudik Salah Turun di Tol Semarang–Solo

SEMARANG[BahteraJateng] – Seorang pemudik asal Bekasi, Sulaiman (37), bersama istri dan dua anaknya sempat mengalami kebingungan setelah diturunkan di ruas Tol Semarang–Solo wilayah Kabupaten Semarang pada Senin (16/3) pagi.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB saat Sulaiman bersama keluarganya melakukan perjalanan menuju Sruwen, Kabupaten Semarang, untuk menemui adiknya yang sudah sekitar 13 tahun tidak ditemui.

Sulaiman menumpang bus dari Bekasi menuju Jawa Tengah. Namun, ia tidak mengetahui bahwa bus yang ditumpanginya tidak melewati jalur arteri Sruwen menuju Ampel, Kabupaten Boyolali, seperti yang ia perkirakan sebelumnya.

Setelah berkomunikasi dengan sang adik melalui telepon, Sulaiman kemudian diarahkan untuk turun dari bus dan dijemput menggunakan sepeda motor. Pihak bus pun menurunkan keluarga tersebut di sekitar KM 457 ruas Tol Semarang–Solo.

Setelah turun, Sulaiman dan keluarganya justru kebingungan karena sang adik juga tidak mengetahui secara pasti posisi mereka di sisi ruas tol yang mana. Keluarga tersebut sempat menunggu sekitar 30 menit di lokasi.

Beruntung, sebuah mobil patroli Polres Semarang yang sedang melaksanakan patroli rutin melintas di lokasi tersebut. Mobil patroli yang dipimpin Kabag Ren Polres Semarang Kompol Joko Winarno, bersama Kasat Samapta AKP Ari Parwanto langsung berhenti setelah melihat keluarga tersebut menunggu di pinggir jalan tol.

Petugas kemudian meminta keterangan sekaligus menyambung komunikasi dengan adik Sulaiman. Demi keamanan, polisi mengevakuasi Sulaiman beserta keluarganya ke Polsek Tengaran sambil menunggu dijemput oleh pihak keluarga.

“Kami kebetulan melintas saat melaksanakan patroli dan melihat ada keluarga yang terlihat kebingungan di pinggir jalan tol. Setelah kami tanyakan, ternyata mereka pemudik yang hendak menuju Sruwen namun salah turun dari bus,” ujar Kompol Joko.

Tak lama kemudian, adik Sulaiman datang menjemput di Polsek Tengaran. Keluarga tersebut akhirnya dapat melanjutkan perjalanan menuju rumah kerabatnya untuk merayakan Lebaran bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *