Cek Tanggul Jebol di Pekalongan, Gubernur Luthfi Pastikan Penanganan dan Normalisasi Sungai Bremi
PEKALONGAN[BahteraJateng] — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau langsung tanggul jebol di Sungai Bremi, wilayah perbatasan Kota dan Kabupaten Pekalongan pada Kamis (26/3). Ia memastikan penanganan darurat hingga rencana normalisasi sungai berjalan cepat dan terkoordinasi.
Tanggul Sungai Bremi yang berada di Kelurahan Pedukuhankraton, Kecamatan Pekalongan Barat, jebol sepanjang sekitar 15–20 meter akibat tingginya debit air usai hujan deras.

Luapan air merendam area persawahan di Pasirsari dan Tegaldowo, serta mulai masuk ke permukiman warga di Kelurahan Pasirkratonkramat.
Dalam peninjauan tersebut, Ahmad Luthfi didampingi Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid, Wakil Wali Kota Balgis Diab, serta Plt Bupati Pekalongan Sukirman.

Menurut Luthfi, kondisi wilayah yang berbatasan antaradministrasi menuntut kolaborasi erat antara pemerintah kabupaten, kota, dan provinsi dalam penanganan bencana.
“Ini wilayah perbatasan, sehingga harus dikerjakan bersama. Kolaborasi sudah berjalan dan harus diperkuat,” ujarnya.
Penanganan darurat saat ini dilakukan BPBD Kota dan Kabupaten Pekalongan bersama TNI-Polri dan BPBD Provinsi Jawa Tengah, melalui pemasangan trucuk kayu, sandbag, serta pemompaan air dari permukiman warga.
Luthfi menargetkan perbaikan tanggul darurat rampung secepatnya, terutama menjelang arus balik Lebaran, agar tidak ada warga terdampak.
Untuk jangka panjang, pemerintah pusat dan Pemprov Jateng telah menyiapkan anggaran normalisasi Sungai Bremi secara menyeluruh, dimulai dari muara sebagai solusi permanen pengendalian banjir.
Selain itu, Pemprov Jawa Tengah juga menyalurkan bantuan senilai Rp134,9 juta berupa logistik, obat-obatan, dan kebutuhan dasar bagi warga terdampak. (sun)

