Kecelakaan Maut di Kertek Wonosobo, Ada Korban Jiwa ?
WONOSOBO[BahteraJateng] — Kecelakaan karambol yang melibatkan lima kendaraan di Jalan Raya Kertek–Parakan, Kabupaten Wonosobo pada Rabu (8/4) pagi, diduga dipicu oleh truk bermuatan kayu yang oleng hingga masuk ke jalur berlawanan.
Kecelakaan maut terjadi sekitar pukul 06.00 WIB tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka-luka.
Berdasarkan informasi di lapangan, truk dump Hino bermuatan penuh kayu sengon melaju dari arah Parakan. Saat melintasi kawasan Kali Kuto, Candimulyo, Kecamatan Kertek, kendaraan diduga kehilangan kendali hingga melewati batas jalan dan menabrak kendaraan dari arah berlawanan.
Empat kendaraan yang tertabrak masing-masing truk dump Canter, truk bak kayu, mobil pick up, serta sepeda motor.
Selain faktor kendaraan yang oleng, muatan berat yang dibawa truk juga diduga memengaruhi kestabilan kendaraan. Kondisi jalan di lokasi kejadian turut menjadi perhatian, meski penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, mengatakan pihaknya menerima laporan adanya korban terjepit dan langsung menerjunkan tim untuk melakukan evakuasi.
“Kami mendapatkan informasi adanya korban terjepit, sehingga tim melakukan evakuasi menggunakan peralatan ekstrikasi,” ujarnya.
Dalam kejadian tersebut, dua korban meninggal dunia yakni Dudung (40), sopir truk asal Pangandaran yang terjepit di dalam kendaraan, serta Santoso, pengendara sepeda motor warga setempat.
Sementara tiga korban luka, yakni Musaji (Wonosobo), Suparno (Jakarta Timur), dan Imama Duwi (Wonosobo), telah dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Wonosobo untuk mendapatkan perawatan.
Petugas masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan faktor teknis kendaraan maupun kondisi jalan di lokasi kejadian.

