LPPM Unwahas Gandeng PNM Gelar Program MBA MAYA Fase Kedua
SEMARANG[BahteraJateng] – LPPM Universitas Wahid Hasyim berkolaborasi dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Semarang menggelar program pemberdayaan UMKM bertajuk MBA MAYA (Membina dan Memberdayakan) fase kedua pada Jumat (17/4).
Program ini dilaksanakan serentak di tiga wilayah, yakni Kecamatan Banyumanik Kota Semarang, Kecamatan Argomulyo Kota Salatiga, dan Kecamatan Patebon Kabupaten Kendal, dengan menyasar nasabah binaan UMKM sebagai upaya peningkatan kapasitas usaha dan kemandirian ekonomi masyarakat.

Ketua LPPM Unwahas, Agus Riyanto, menyampaikan bahwa program MBA MAYA merupakan wujud sinergi antara perguruan tinggi dan sektor industri dalam mendorong pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat.
“Program ini menjadi bentuk nyata kolaborasi untuk memperkuat kapasitas pelaku UMKM, baik dari sisi manajemen usaha, literasi keuangan, maupun pengembangan usaha secara berkelanjutan,” ujarnya.

Di Kecamatan Banyumanik, kegiatan menghadirkan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unwahas, Hasan, sebagai narasumber yang menyampaikan materi penguatan manajemen usaha, literasi keuangan syariah, serta pentingnya inovasi dan pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran.
Sementara di Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, narasumber M. Fatchurrohman memberikan materi terkait strategi pengelolaan keuangan usaha dan pengembangan usaha mikro yang aplikatif sesuai kebutuhan pelaku UMKM.
Adapun di Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, dosen FEB Unwahas Mochamad Purnomo menekankan pentingnya strategi pemasaran, penguatan branding, serta pencatatan keuangan yang akuntabel sebagai dasar pengambilan keputusan bisnis.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif antara narasumber dan peserta yang membahas berbagai persoalan riil, mulai dari kendala permodalan, strategi pemasaran digital, hingga pengelolaan keuangan usaha.
Melalui kolaborasi ini, PNM turut berperan dalam pendampingan berkelanjutan bagi nasabah binaan, sehingga program tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kinerja usaha.
Program MBA MAYA merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, yang diarahkan pada penciptaan ekosistem usaha yang inklusif dan berkelanjutan.
Dengan pelaksanaan di tiga wilayah secara simultan, LPPM Unwahas menunjukkan kapasitasnya dalam mengelola program pemberdayaan berbasis kolaborasi. Ke depan, program ini diharapkan dapat terus dikembangkan dengan cakupan yang lebih luas guna memperkuat peran UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional.

