Peternak Jangkrik di Blora
Anton Dwi Haryanto, peternak Jangkrik asal Kelurahan Karangjati, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora.(Foto. BahteraJateng/PI)
|

Dari Satpam Jadi Peternak Jangkrik di Blora, Keuletan Raup Cuan dari Peluang Usaha Rumahan

BLORA[BahteraJateng] – Mampu membaca peluang dan semangat untuk terus belajar agar hasil usaha semakin maksimal, menjadi kunci keberhasilan Anton Dwi Haryanto, peternak jangkrik asal Kelurahan Karangjati, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora.

Bapak dua anak yang kesehariannya bekerja sebagai satpam Perumnas ini menceritakan awal usaha beternak jangkrik yang digelutinya selama lebih dari satu tahun terakhir.


“Awal menggeluti ternak jangkrik, dari telur 5 ons, hasil produksi cuman 12 kilogram. Belum pandai menjaga kelembaban suhu ruangan,” ungkap Anton pada Bahterajateng pada Senin (11/5).

Anton yang memiliki delapan box penetasan dan pembesaran jangkrik berukuran panjang 220 sentimeter, lebar 120 sentimeter, dan tinggi 60 sentimeter ini, dengan telur 2,5 ons per box mampu menghasilkan jangkrik 50 kilogram.

“Modal awal sekitar 5 juta rupiah, sudah termasuk pakan pur ayam. Dan yang paling utama adalah mampu menjaga kelembaban udara box penetasan sekaligus pembesaran jangkrik. Terkadang siang hari yang panas, bisa sampai 4 kali penyemprotan air, dan untuk pembeli, biasanya diambil sama bos yang biasa suplay jangkrik di toko pakan ternak dan peternak burung atau pemilik burung kicauan,” ujar Anton.

Lebih lanjut Anton mengungkapkan bahwa satu kali panen rentang waktu empat minggu, mulai telur sampai siap panen, dirinya mampu meraup keuntungan sekitar Rp. 250 ribu rupiah per box.

Ditempat terpisah, Devi pemilik toko pakan ternak diblok stasiun Blora kota menyampaikan jumlah kebutuhan jangkrik dalam satu minggu.

“Rata-rata, disini sekitar 2 kilogram per empat sampai lima hari, ditoko satunya lagi yang dipegang bapak, juga sekitar 2 kilogram. Terkadang kalau belum sampai 4 hari sudah habis, dapat kiriman lagi dari suplayer,” kata Devi.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *