UIN Walisongo
Kegiatan “Peningkatan Pelayanan Informasi di PTKIN, Mewujudkan Kampus Informatif” di Ruang Teater Gedung KH Saleh Darat UIN Walisongo, Jumat (5/6).(Dok. Humas UIN Walisongo)

Stafsus dan Staf Ahli Menag Dorong UIN Walisongo Semarang Perkuat Informasi Publik

SEMARANG[BahteraJateng] – Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang didorong untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik dan mempertahankan predikat kampus informatif.

Hal itu disampaikan dalam kegiatan “Peningkatan Pelayanan Informasi di PTKIN, Mewujudkan Kampus Informatif” di Ruang Teater Gedung KH Saleh Darat UIN Walisongo pada Jumat (5/6).

Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof. Musahadi, menyambut kehadiran Staf Khusus dan Staf Ahli Menteri Agama RI sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan institusi.

Menurutnya, persaingan antarperguruan tinggi saat ini semakin ketat sehingga dibutuhkan strategi yang kuat, termasuk dalam pengelolaan informasi publik dan komunikasi kelembagaan.

“Kita harus optimis dan terus meningkatkan kualitas kampus agar mampu bersaing dengan perguruan tinggi lain,” ujarnya.

Staf Khusus Menteri Agama RI, Ismail Cawidu, menegaskan predikat kampus informatif menjadi salah satu indikator keberhasilan kepemimpinan perguruan tinggi. Ia meminta UIN Walisongo mempertahankan capaian tersebut secara berkelanjutan.

Ia juga menekankan pentingnya publikasi kegiatan kampus secara masif agar program dan capaian institusi dapat diketahui masyarakat luas.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Hubungan Kelembagaan Keagamaan Kemenag RI, Prof. Iswandi Syahputra, mengingatkan tantangan komunikasi publik di era digital, terutama maraknya fenomena “clipper creator” dan penyebaran informasi tanpa konteks di media sosial.

Menurutnya, pengelolaan informasi publik harus dilakukan secara cerdas, transparan, dan hati-hati, terutama terkait isu keagamaan dan tata kelola lembaga.

Melalui kegiatan tersebut, UIN Walisongo diharapkan mampu memperkuat strategi keterbukaan informasi publik sekaligus meningkatkan kredibilitas sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam negeri yang kompetitif di tingkat nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *