Agustina Buka Bazar Ramadan, 240 Operasi Pasar Disiapkan Jaga Stabilitas Harga
SEMARANG[BahteraJateng] — Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, membuka Bazar Ramadan 2026 dan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di 177 kelurahan yang dipusatkan di halaman Balaikota Semarang pada Rabu (11/3).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari hingga 12 Maret tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Semarang menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Agustina mengatakan bazar Ramadan merupakan bagian dari program 240 operasi pasar murah yang dilaksanakan Pemkot Semarang hingga menjelang Lebaran. Program ini bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pangan selama Ramadan.
“Bazar Ramadan ini bagian dari 240 titik pasar murah yang kita lakukan sampai dengan Lebaran. Selain itu, kami juga mengkonsolidasikan berbagai bantuan dari masyarakat untuk membantu keluarga yang membutuhkan, khususnya melalui pembagian sembako,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, bazar melibatkan 37 tenant perusahaan melalui program CSR serta 47 tenant UMKM unggulan Kota Semarang. Panitia juga mendistribusikan sebanyak 2.834 kupon tebus murah sembako kepada masyarakat melalui masing-masing kecamatan.
Selain pasar murah, Pemkot Semarang juga menyiapkan program pendukung menjelang arus mudik Lebaran. Salah satunya dengan menyediakan armada bus untuk menjemput pemudik asal Semarang agar perjalanan kembali tidak kosong.
Agustina menyebut program mudik tersebut merupakan agenda tahunan Pemkot Semarang. Hingga saat ini jumlah pendaftar pemudik yang akan difasilitasi tercatat hampir mencapai lima ribu orang.
Di sisi lain, bazar dan gerakan pangan murah juga menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah. Kota Semarang diketahui memiliki kontribusi cukup besar terhadap inflasi di Jawa Tengah.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Mohamad Noor Nugroho, mengapresiasi langkah Pemkot Semarang dalam menjaga stabilitas harga pangan.
Ia mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying karena pasokan bahan pokok dipastikan dalam kondisi cukup selama Ramadan hingga Lebaran.(day)

