Angin Puting Beliung Terjang Tengaran, Tiga Warga Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
UNGARAN[BahteraJateng] — Bencana angin puting beliung melanda wilayah Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, pada Selasa siang (4/11). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.15 hingga 12.32 WIB tersebut menerjang dua desa, yakni Desa Bener dan Desa Tegalwaton, menyebabkan pohon tumbang dan kerusakan pada rumah warga serta fasilitas umum.
Kapolsek Tengaran, AKP M. Budiyanto, menjelaskan, angin kencang disertai hujan dengan intensitas sedang menjadi penyebab tumbangnya sejumlah pohon di dua lokasi berbeda.
“Kejadian sekitar pukul 12 siang. Pohon durian berdiameter sekitar satu meter dengan tinggi 25 meter menimpa atap rumah milik Sunarni (60), warga Desa Bener. Sementara di Bumi Perkemahan Senjoyo, Desa Tegalwaton, pohon mahoni berdiameter tiga meter dengan tinggi 30 meter tumbang dan menimpa atap musala,” jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, rumah milik Sunarni mengalami kerusakan cukup parah. Selain itu, anak dan dua cucunya, mengalami luka-luka dan sempat dirawat di RSUD Salatiga.
Ketiganya kini telah diperbolehkan pulang. Sementara di Bumi Perkemahan Senjoyo tidak terdapat korban luka karena musala dalam keadaan kosong.
Setelah kejadian, personel Polsek Tengaran bersama petugas Damkar dan warga melakukan evakuasi serta pembersihan material pohon tumbang. Petugas juga mengimbau warga agar menjauhi bangunan rusak.
Di tempat terpisah, Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana di musim hujan.
“Cuaca saat ini sulit diprediksi, sehingga perlu koordinasi dan kesiapsiagaan bersama untuk mengurangi risiko bencana,” ujarnya.
Polres Semarang bersama Pemkab Semarang dan Kodim 0714/Salatiga menyiagakan personel di wilayah rawan bencana.

