Screenshot
|

Eksplorasi Akting Febby Rastanty di Film Wanita Ahli Neraka

JAKARTA [BAHTERA JATENG]- Artis tanah air Febby Rastanty tampil total dalam film horor pertama Wanita Ahli Neraka (WAN). Dia tidak hanya melawan rasa takut dalam adegan menyeramkan tapi juga belajar memerankan seorang istri dengan totalitas luar biasa dalam film besuta Visinema Pictures ini.

Dikenal dengan imej lembut dan karakter-karakter kalem, kali ini Febby mengejutkan banyak orang dengan aksi-aksi sangat berbeda. Di film Wanita Ahli Neraka, ia dituntut melakukan adegan berat, termasuk kesurupan yang menuntut stamina ekstra. Tanpa bantuan stunt, Febby rela melakoni sendiri adegan yang membutuhkan pemasangan tali pengaman.


Dedikasinya ini memperlihatkan keberaniannya melampaui batas fisik, terutama dalam adegan horor yang intens.

“Bermain di film horor ternyata memberikan pengalaman yang berbeda. Selain ceritanya nggak terduga-duga, di sini aku benar-benar totalitas. Salah satunya saat aku harus take adegan ruqyah dan aku harus latihan ditarik pakai sling, tanpa pengganti. Itu pengalaman yang ‘wah’ buat aku. Karena itu aku mau mengajak penonton mengikuti kehidupan Farah, melihat bagaimana dia berusaha menjalani hidup sebaik mungkin tapi ternyata ada hal-hal di luar kendali dia yang bikin hidup dia jadi semenyeramkan itu,” ungkap Febby.


Lebih dari sekadar karakter, Wanita Ahli Neraka memberi Febby ruang untuk mengeksplorasi peran seorang istri. Meski belum menikah dalam kehidupan nyata, Febby berusaha menggali makna menjadi seorang istri yang suportif.

Di film ini, ia berperan sebagai Farah, santriwati yang menjalani pernikahan dengan sosok Wahab, calon bupati ambisius. Dalam mempersiapkan karakternya, Febby belajar menyesuaikan diri dengan rutinitas seorang istri, termasuk menyiapkan makanan, merapikan pakaian suami, dan memberikan dukungan penuh pada ambisi politik sang suami.

Pengalaman ini memberinya latihan unik dalam menjalani peran seorang istri, baik dalam segi emosional maupun teknis.

Peran sebagai Farah, seorang istri penuh harapan namun menghadapi kengerian dalam rumah tangganya, membawa Febby keluar dari zona nyaman. Ia berusaha menjadi sosok lemah lembut namun tegar, sosok istri menjalankan perannya dengan penuh kasih meski kenyataan perlahan berubah menjadi mimpi buruk.

Karakter Farah mengajarkan Febby tentang pentingnya dukungan dan pengorbanan dalam pernikahan, sebuah pelajaran mungkin relevan dalam perjalanannya menuju kehidupan rumah tangga sesungguhnya.

Film Wanita Ahli Neraka tak hanya memberikan kesempatan pada Febby untuk tampil berbeda, tetapi juga menawarkan tantangan emosional dan fisik mendalam. Melalui berbagai adegan berat, Febby menunjukkan bahwa ia tak segan untuk melampaui batasan demi peran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *