Pakubuwono X
Pakubuwono X (tengah berbaju putih dan bertopi putih) bersama dengan saudara dan putra putrinya serta para abdi.(Tangkapan layar ig acarkiyut)

Forum Budaya Mataram Desak Pembangunan Monumen Pahlawan Nasional Pakubuwono X di Solo

SOLO[BahteraJateng] – Forum Budaya Mataram (FBM) mendesak pemerintah daerah dan pusat segera merealisasikan pembangunan monumen Pahlawan Nasional Pakubuwono X di Kota Solo. Usulan ini dinilai penting sebagai bentuk penghormatan sekaligus penguatan identitas Solo sebagai kota budaya.

Ketua Umum FBM, BRM Kusumo Putro, menyebut sejumlah lokasi strategis untuk pembangunan monumen tersebut, antara lain kawasan Flyover Purwosari, Gapura Gladak, hingga depan Balai Kota Solo.


Kawasan Gladak dianggap paling ikonik karena berdekatan dengan patung Slamet Riyadi, sehingga dapat merepresentasikan simbol perjuangan lintas zaman.

“Pembangunan monumen harus melalui kajian matang, mencakup aspek tata kota, filosofi, serta potensi wisata,” ujarnya.


Hal ini penting mengingat kawasan Keraton Kasunanan Surakarta telah berstatus Cagar Budaya Nasional, sehingga penataan lingkungan sekitarnya perlu dilakukan secara terintegrasi.

Kusumo menilai, sosok Pakubuwono X memiliki rekam jejak penting dalam modernisasi Jawa. Pada awal abad ke-20, ia menggagas pembangunan Solosche Electrisireits Maatschappij (SEM) yang menjadikan Solo sebagai salah satu kota paling modern setelah Batavia.

Selain itu, kontribusinya juga terlihat dalam pembangunan Pasar Gede Harjonagoro serta pengembangan pendidikan melalui berbagai lembaga, termasuk sekolah perempuan.

Hingga kini, peninggalan kepemimpinan PB X masih dapat dijumpai, seperti Stasiun Solo Jebres, Stadion Sriwedari, dan Jembatan Jurug. FBM berharap monumen tersebut tidak hanya menjadi simbol sejarah, tetapi juga mampu mendorong pariwisata dan ekonomi kreatif di Solo.(day)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *