Hari Jadi ke-479 Kota Semarang
Pemkot Semarang berikan kado layanan BRT gratis dan tarif parkir Rp479 pada peringatan hari jadi ke-479 Kota Semarang.(Dok. Ilustrasi)

HUT ke-479, Pemkot Semarang Siapkan 17 Kado Layanan untuk Warga, Apa Aja 

SEMARANG[BahteraJateng] — Peringatan hari jadi ke-479 Kota Semarang pada 2 Mei 2026 dimanfaatkan sebagai momentum penguatan layanan publik. Pemkot Semarang menyiapkan 17 program atau “kado” yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari transportasi, kesehatan, hingga ekonomi.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, mengatakan tema tahun ini “Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat” mencerminkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendorong pembangunan yang inklusif.


“Tema ini menjadi refleksi gerak kolektif antara pemerintah dan masyarakat untuk menghadirkan perubahan yang lebih baik bagi Kota Semarang,” ujarnya pada Sabtu (11/4).

Ia menegaskan, peringatan hari jadi tidak hanya bersifat seremonial, tetapi dihadirkan melalui program konkret yang berdampak langsung bagi warga.

Salah satu program unggulan adalah layanan gratis Trans Semarang pada 1–5 Mei 2026 di seluruh koridor. Selain itu, tarif parkir diturunkan menjadi Rp479 bagi pengguna QRIS sebagai bagian dari kemudahan mobilitas.

Di sektor fasilitas publik, masyarakat dapat mengakses berbagai sarana olahraga secara gratis, seperti Gedung Tri Lomba Juang, Lapangan Tambora, GOR Manunggal Jati, dan Padepokan Pencak Silat Gunung Talang. Diskon juga diberikan untuk penggunaan Lapangan Sepak Bola Sidodadi pada 2 Mei.

Pada sektor layanan dasar, Pemkot memberikan diskon sambungan air bersih sebesar Rp550 ribu per kepala keluarga, layanan air tangki gratis untuk kondisi tertentu, serta potongan biaya sedot tinja.

Sementara di sektor pariwisata, seluruh objek wisata di Kota Semarang digratiskan pada 2 Mei 2026. Pemkot juga menghadirkan program percepatan perizinan melalui LAMPION, disertai berbagai potongan layanan pajak dan laboratorium.

Di bidang kesehatan, bantuan diberikan bagi ibu hamil berisiko tinggi dan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR), serta skrining kesehatan gratis di 40 puskesmas.

Program lainnya meliputi Job Fair pada 6–7 Mei 2026, layanan administrasi kependudukan seperti perekaman e-KTP dan KIA, hingga gerakan penukaran botol bekas dengan bibit tanaman sebagai upaya mendukung lingkungan.

Agustina berharap berbagai program tersebut mampu memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus meningkatkan partisipasi publik dalam pembangunan kota.

“Ini adalah persembahan untuk warga, agar perayaan hari jadi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *