Kapolres Demak Imbau Penyelenggara SPPG Perketat Seleksi Pengemudi
DEMAK[BahteraJateng] – Kapolres Demak, AKBP Ari Cahya Nugraha, mengimbau penyelenggara Sistem Penjemputan dan Pengantaran Gratis (SPPG) di Kabupaten Demak untuk memperketat seleksi pengemudi dan meningkatkan pengawasan dalam pendistribusian program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke sekolah-sekolah.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul insiden kecelakaan mobil SPPG yang menabrak sejumlah siswa di SDN Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara.
Menurut AKBP Ari, peristiwa di luar wilayah Demak itu harus menjadi bahan evaluasi bersama agar tidak terulang di daerah lain. Ia menegaskan bahwa keselamatan pelajar merupakan prioritas utama yang tidak dapat ditawar.

Karena itu, pengemudi SPPG wajib memiliki SIM A, kompetensi memadai, serta rekam jejak yang baik sebelum diberi tanggung jawab mengantar pelajar maupun mendistribusikan MBG.
“Penyedia layanan harus benar-benar selektif. Jangan sembarangan memilih driver karena ini menyangkut keselamatan anak-anak kita,” tegasnya pada Kamis (11/12).
Kapolres juga menginstruksikan para Kapolsek dan Bhabinkamtibmas untuk meningkatkan pengawasan di wilayah masing-masing. Mereka diminta aktif melakukan pengecekan kesiapan pengemudi, kelayakan kendaraan, serta memastikan seluruh mekanisme pengantaran berjalan sesuai prosedur keselamatan.
Selain itu, ia menekankan pentingnya pemeriksaan rutin kendaraan, termasuk aspek teknis maupun kepatuhan terhadap aturan lalu lintas. Langkah ini dinilai penting untuk menciptakan rasa aman bagi pelajar penerima layanan SPPG.
Sebagai upaya antisipatif, Polres Demak juga memetakan titik-titik rawan, memonitor pola aktivitas pengantaran MBG, serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak sekolah. AKBP Ari memastikan bahwa jajarannya akan memberikan pendampingan dan edukasi keselamatan secara berkelanjutan.
“Keselamatan anak-anak adalah hal yang tidak bisa ditawar. Semua pihak harus serius. Jangan sampai kejadian serupa terjadi di Demak,” pungkasnya.(day)

