Kebakaran di Dusun Kroyo Bringin Saat Penghuni Pergi, Kapolres: Diduga Lupa Mematikan Kompor
UNGARAN[BahteraJateng] – Peristiwa kebakaran di Dusun Kroyo Bringin terjadi pada Jumat malam, 13 September 2024, sekitar pukul 19.30 WIB. Rumah tersebut milik Sutrismanto (70), yang saat kejadian tidak berada di rumah.
Api diduga berasal dari kompor yang lupa dimatikan sebelum ditinggal pergi. Bagian belakang rumah, terutama dapur yang berbahan kayu, habis terbakar dalam insiden tersebut.

Kapolres Semarang, Polda Jawa Tengah AKBP Ike Yulianto W, menyampaikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Berdasarkan informasi awal dari Polsek Bringin, penyebab kebakaran rumah di Dusun Kroyo, Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang itu, diduga karena pemilik rumah lupa mematikan kompor saat sedang memasak.
“Saat kejadian, pemilik rumah, Sutrismanto, baru saja pergi dari rumah, sementara istrinya, Rukini (71), sedang mengikuti pengajian di lingkungan sekitar,” ujar AKBP Ike pada Sabtu, 14 September 2024.

Kebakaran pertama kali diketahui oleh Andriyanto (31), putra Sutrismanto, saat pulang dari bekerja. Ketika melihat bagian belakang rumah yang sudah dilalap api, Andriyanto segera meminta bantuan dari tetangga sekitar untuk memadamkan api. Namun, upaya pemadaman dengan alat seadanya tidak berhasil menahan laju kobaran api.
Warga yang panik kemudian berusaha menyelamatkan isi rumah dan menghubungi pihak berwenang. Piket SPKT Polsek Bringin yang menerima laporan segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Bringin.
“Dua unit Damkar dari Pos Bringin dan Ambarawa dikerahkan untuk membantu memadamkan api. Proses pemadaman berlangsung selama sekitar satu jam, dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.30 WIB,” terang Kapolres AKBP Ike.
Kapolsek Bringin, Iptu Sudaryono, menegaskan bahwa meskipun dapur terbakar habis, tabung gas elpiji tetap dalam keadaan utuh, sehingga tidak terjadi ledakan. Ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada sebelum meninggalkan rumah. “Periksa kondisi kompor, listrik, dan pintu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkap Iptu Sudaryono.
Dengan peristiwa ini, masyarakat Kecamatan Bringin diingatkan untuk lebih berhati-hati dalam menjaga keamanan rumah, terutama terkait penggunaan peralatan dapur seperti kompor.(sun)

