Kunjungi Pengungsi Demak, Kajati Jateng Serahkan Bantuan IAD
DEMAK[BahteraJateng] – Bencana banjir telah surut di sebagian wilayah Kabupaten Demak. Namun masih ada ratusan warga terpaksa mengungsi, karena rumah mereka belum lagi aman dan sehat untuk ditinggali.
Kondisi yang masih berat bagi masyarakat terdampak banjir, utamanya yang masih di pengungsian tersebut mengundang banyak empati banyak pihak. Termasuk di antaranya Ketua Umum Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Ny Sruning Burhanuddin, sehingga menjadikan istri Kepala Kejaksaan Agung RI itu ST Burhanuddin itu mengkoordinir jajarannya di IAD untuk menggelar kegiatan Bhakti Sosial di Desa Wonorejo Kecamatan Karanganyar, Rabu (27/3.

IAD memberikan bantuan 600 paket sembako yang diserahkan oleh Kajati Jateng Dr I Made Suanarwan SH MH di Masjid Al Busro Wonorejo. Turut hadir mendampingi Ketua IAD Kejati Jateng Ny Made M Suanarwan, serta jajaran Jaksa di Kejati Jateng dan Kajari Demak Andri Kurniawan SH MH.
Kajati Made Suanarwan mengatakan selain menyambung silaturahim, kehadiran mereka dalam rangka menyampaikan amanah Ketua Umum IAD Kejaksaan Agung RI Ny Sruning Burhanuddin yang prihatin dengan kondisi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Demak.


“Bentuk kepedulian beliau terhadap korban bencana banjir yang melanda Kabupaten Demak ini diwujudkan dalam bhakti sosial pembagian 600 paket sembako berisi beras, gula, minyak goreng dan lainnya. Dengan harapan mampu membantu mengurangi beban mereka,” ujar Kajati.
Selain itu juga didoakan agar segala musibah termasuk bencana banjir cepat berlalu dan tidak terjadi lagi. “Bapak ibu semua korban banjir dapat kembali ke rumah, menjalankan ibadah Ramadhan dan berhari raya di rumah masing bersama keluarga yang dicintai,” tuturnya.
Sementara itu, Wabup Demak KH Ali Makhsun menyampaikan terimakasih atas kepedulian jajaran Kejagung RI, Kejati Jateng juga Kejari Demak terhadap masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Demak, khususnya Kecamatan Karanganyar yang harus terendam banjir selama seminggu lebih hingga dua kali.
Seperti diketahui, bencana banjir imbas jebolnya tanggul Sungai Wulan di Kecamatan Karanganyar terjadi dua kali berurutan pada 8 Februari dan 13 Maret. Akibatnya sebagian wilayah Kecamatan Karanganyar dan Gajah terendam hingga ketinggian 2 meter. Tak hanya menimbulkan kerusakan tempat tinggal maupun lahan pertanian, bencana yang berlangsung berhari-hari itu juga meninggalkan trauma.
“Maka adanya dukungan dari pemerintah pusat, provinsi, maupun Pemda kabupaten kota tetangga, juga banyak pihak yang tidak bisa disebutkan satu per satu sangat berarti bagi kami. Mulai dari penutupan tanggul, penyedotan dan pengeringan banjir hingga evaluasi serta penanganan pengungsi. Terlebih saat ini hanya tersisa 300an jiwa di lokasi pengungsian,” ujar Wabup KH Ali Makhsun.
Dia juga menyampaikan terimakasih tak terhingga kepada semua pihak yang telah membantu. Tak terkecuali jajaran IAD Kejagung RI juga Kajati Jateng Made Suanarwan yang telah berkenan hadir memberikan bantuan untuk warga Demak terdampak banjir.
“Mohon doanya agar musibah ini tak kembali lagi menghampiri kami. Sehingg warga kami dapat menjalankan ibadah Ramadhan dan merayakan Idul Fitri di rumah bersama keluarga mereka. Serta kembali semangat melanjutkan hidup,” tuturnya. (rs)

