Paguyuban Rantau Jateng Harap Produk UMKM Bisa Dipasarkan di Bandung
BANDUNG[BahteraJateng] – Paguyuban Rantau Jawa Tengah (PRJT) Bandung Raya berharap produk UMKM asal Jateng bisa dipasarkan lebih luas di Bandung. Usulan ini disampaikan kepada Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, saat acara pemberangkatan mudik gratis dari Kodiklat TNI AD, Kota Bandung, Kamis (27/3/2025).
Ketua PRJT Bandung Raya, Farhan Juniaji, mengatakan bahwa mayoritas peserta mudik gratis adalah pelaku UMKM, khususnya pedagang kaki lima (PKL). Mereka membutuhkan pembinaan agar bisa naik kelas dan meningkatkan kualitas layanan.
“Harapan kami ada kolaborasi dengan Pemprov Jateng agar produk-produk asal Jateng bisa dipasarkan di sini. Banyak teman-teman di Bandung yang siap mempromosikan produk UMKM Jateng,” kata Farhan.
Wagub Taj Yasin merespons positif usulan tersebut dan mendorong koordinasi lebih lanjut. “Kalau bisa, langsung saja produk UMKM kita dipasarkan di Bandung dan Jakarta. Syukur-syukur nanti mereka pulang bawa modal,” ujarnya.
Acara mudik gratis ini diikuti oleh 1.100 peserta dengan dukungan Pemprov Jateng, pemerintah kabupaten/kota, Baznas Jateng, dan stakeholder lainnya. Sebanyak 22 armada bus diberangkatkan dalam program tahunan ini.
Farhan menegaskan bahwa peserta mudik diseleksi agar tepat sasaran, dengan prioritas bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Data peserta menunjukkan bahwa 17 persen adalah ojek online, 17,6 persen karyawan, 11 persen PKL, dan 11 persen asisten rumah tangga. Sisanya adalah guru ngaji, honorer, ibu rumah tangga, dan lainnya.
Dengan rencana pemasaran produk UMKM Jateng di Bandung, diharapkan akan tercipta sinergi yang menguntungkan bagi perantau dan pelaku usaha kecil dari Jateng.

