|

Pelajar asal Banyumas Terluka Parah dalam Tawuran di Purbalingga

PURBALINGGA [BahteraJateng]- Tawuran antar kelompok kreak di wilayah hukum Polres Purbalingga, Sabtu (11/1).

Seorang pelajar asal Banyumas ditemukan terluka parah setelah menjadi korban kekerasan.

Kapolsek Purbalingga, AKP Setiadi mengatakan, kejadian terjadi sekitar pukul 03.45 WIB di Kelurahan Bojong, Kecamatan Purbalingga.

“Ketika kami tiba di lokasi, tawuran sudah dibubarkan warga, namun ditemukan satu remaja terluka yang tertinggal di lokasi,” terang Kapolsek.

Remaja berinisial HP (15), seorang pelajar SMA asal Banyumas, mengalami luka robek pada tangan, kaki, dan punggung. Remaja tersebut langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Berdasarkan keterangan dihimpun, HP merupakan bagian dari kelompok beranggotakan sekitar 20 remaja asal Kabupaten Banyumas yang sebelumnya berkumpul di Bumi Perkemahan Kaliori, Kalibagor, Banyumas. Kelompok tersebut membawa senjata tajam, termasuk 10 bilah parang, untuk rencana tawuran di Purbalingga.

“Mereka menuju Purbalingga melalui Jembatan Linggamas dan sampai di Kelurahan Bojong. Namun, di sana mereka dihadang oleh kelompok lain yang jumlahnya lebih besar,” ujar Kapolsek.

Kelompok asal Banyumas melarikan diri karena kalah jumlah. HP tertinggal dan menjadi korban pengeroyokan oleh kelompok lawan. Warga mengetahui keributan tersebut segera berdatangan dan membubarkan tawuran.

“Warga berteriak hingga para pelaku melarikan diri, meninggalkan HP dalam kondisi terluka,” tambah Kapolsek.

Saat ini, HP masih menjalani perawatan di rumah sakit. Sementara itu, pihak kepolisian terus menyelidiki kasus ini untuk mengungkap para pelaku dan mencegah tawuran serupa di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *