Pemkab Blora Wacanakan Pemasangan Lambang Daerah di Makam Mantan Bupati
BLORA[BahteraJateng] – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora tengah mempersiapkan agenda khusus dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten Blora ke-275, yang jatuh pada 11 Desember 2024. Salah satu rencana penting adalah pemasangan lambang daerah Kabupaten Blora di makam-makam mantan Bupati, baik di dalam maupun luar wilayah Blora.
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA), Luluk Kusuma Agung Ariadi, menyampaikan bahwa inisiatif ini sudah mendapat persetujuan dari Sekretaris Daerah (Sekda).
“Pemasangan lambang daerah ini bertujuan agar masyarakat mengetahui bahwa di makam tersebut bersemayam mantan Bupati Blora. Ini juga sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas jasa mereka yang telah memimpin dan berjasa bagi kemajuan Kabupaten Blora,” ujar Luluk, Selasa (3/12/2024).
Selain lambang daerah, pada makam akan dicantumkan informasi tentang masa jabatan masing-masing Bupati. Proses teknisnya, termasuk komunikasi dengan keluarga, sedang dalam tahap perencanaan.
Sebagai bagian dari tradisi tahunan, Pemkab Blora juga melaksanakan ziarah ke makam mantan Bupati Blora di luar daerah, yang dimulai sejak Jumat (29/11/2024) hingga Sabtu (30/11/2024).
Kegiatan ini dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda, Dasiran, S.Ag., M.Si., yang menegaskan bahwa ziarah ini merupakan wujud penghormatan terhadap jasa para pemimpin terdahulu sekaligus mempererat hubungan dengan keluarga mereka.
Ziarah dimulai di Semarang, mengunjungi makam Bupati Soekardi Hardjoprawiro di TPU Salaman Moyo dan Soekirno Sastro Dimejo di TPU Jangkang. Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan ke makam Soemarno Tjokro Saputro di Temanggung, disusul ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumanegara di Yogyakarta untuk mengenang Soepadhi Joedodarmo. Di Solo, ziarah dilaksanakan di TMP Kusuma Bhakti untuk menghormati Srinardi.
Kegiatan ziarah juga menjangkau makam Bupati Blora pertama, Raden Tumenggung Wilotikto, di kompleks Pemakaman Keluarga Tjitrosoman, Bejagung, Tuban, Jawa Timur, pada Senin (2/12/2024). Sekda Blora, Komang Gede Irawadi, yang memimpin rombongan, menekankan pentingnya tradisi ini.
“Tradisi ini menjadi agenda penuh makna untuk mengingat perjuangan para pemimpin masa lalu. Tahun ini, kami telah menjelajahi Semarang, Yogyakarta, Solo, hingga Tuban. Tradisi ini perlu terus dilestarikan,” ungkap Komang.
Sementara itu, ziarah ke makam-makam mantan Bupati di wilayah Kabupaten Blora dijadwalkan berlangsung pada Rabu (4/12/2024). Tradisi ini menjadi bagian tak terpisahkan dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Blora dan mencerminkan penghormatan yang mendalam terhadap sejarah dan kontribusi para tokoh yang telah memimpin Blora.(sun)

