Penemuan Mayat Bayi di Leyangan
Warga Dusun Jetis, Desa Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang digegerkan dengan penemuan mayat orok bayi perempuan di bawah jembatan aliran sungai setempat pada Senin (16/3) pagi.(Dok. Humas Polres)

Penemuan Mayat Bayi Gegerkan Warga Leyangan

SEMARANG[BahteraJateng] – Warga Dusun Jetis, Desa Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang digegerkan dengan penemuan mayat orok bayi perempuan di bawah jembatan aliran sungai setempat pada Senin (16/3) pagi.

Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan terbungkus kain pel di dalam kaleng bekas roti.


Kapolsek Ungaran Barat Kompol Sugiyarta mengatakan, penemuan itu pertama kali diketahui sekitar pukul 10.13 WIB oleh sejumlah anak yang sedang bermain di sekitar aliran sungai.

“Anak-anak melihat sebuah bungkusan mencurigakan di bawah jembatan. Saat dibuka, ternyata di dalamnya terdapat kaleng bekas roti yang berisi orok bayi,” ujarnya di lokasi kejadian.


Temuan tersebut kemudian diberitahukan kepada warga sekitar, Restu Handayani (34). Restu selanjutnya mengajak tetangganya, Moh Roni (61), untuk memastikan isi bungkusan tersebut. Setelah diperiksa, diketahui bahwa bungkusan tersebut berisi orok bayi perempuan yang sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Mendapat laporan warga, Kapolsek Ungaran Barat bersama personel piket, Unit Reskrim, dan SPKT langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Polisi juga berkoordinasi dengan Tim Inafis Satreskrim Polres Semarang serta tenaga medis untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap korban.

Dari hasil pemeriksaan medis awal oleh dokter Aam Amaliaya bersama bidan desa setempat, diketahui bayi tersebut berjenis kelamin perempuan dengan usia kandungan diperkirakan sekitar tujuh hingga delapan bulan dan memiliki berat sekitar dua kilogram.

“Berdasarkan pemeriksaan awal, bayi diduga meninggal dunia karena lahir dalam kondisi prematur. Diperkirakan korban telah meninggal sekitar empat jam sebelum ditemukan warga,” jelasnya.

Petugas kemudian mengevakuasi jenazah bayi tersebut ke RS Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut. Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan guna mengungkap pihak yang diduga membuang bayi tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *