Perhutani Randublatung Serahkan Bantuan TJSL Non PUMK kepada Tiga LMDH
BLORA[BahteraJateng] – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Randublatung menyerahkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Non Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) kepada tiga Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) mitra kerja Perum Perhutani. Penyerahan berlangsung pada Senin (22/9) di wilayah Kecamatan Jati, Kabupaten Blora.
Bantuan TJSL Non PUMK berupa pembuatan sanitasi jamban diberikan kepada LMDH Jati Lestari Desa Jati senilai Rp12,74 juta, LMDH Jati Mulyo Desa Singget senilai Rp19,11 juta, dan LMDH Wana Lestari Desa Jegong dengan nilai sama Rp19,11 juta.
Administratur/KKPH Randublatung, Herry Merkusiyanto Putro, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian BUMN dalam mendukung kesejahteraan masyarakat sekitar hutan.
“Perhutani tidak hanya bertugas menjaga kelestarian hutan, tetapi juga berperan aktif meningkatkan taraf hidup masyarakat. Bantuan TJSL bisa meliputi pembangunan rumah ibadah, perbaikan jalan, hingga sarana sanitasi yang bermanfaat bagi kesehatan lingkungan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan bantuan akan dipantau bersama sebagai wujud sinergi antara Perhutani KPH Randublatung dengan LMDH dalam menjaga lingkungan serta mendukung kelestarian hutan.
Perwakilan LMDH Jati Mulyo, Jayat, mengapresiasi bantuan tersebut. Menurutnya, sarana sanitasi sangat dibutuhkan warga desa.
“Selama ini masyarakat masih banyak yang membuang kotoran di sungai karena belum memiliki jamban. Dengan adanya bantuan ini, kondisi lingkungan akan lebih sehat. Kami berharap tahun depan bisa kembali mendapat dukungan serupa,” katanya.
Kegiatan penyerahan bantuan turut dihadiri jajaran pejabat KPH Randublatung, termasuk wakil administratur, kepala seksi, staf keuangan, tenaga pendamping masyarakat, dan perwakilan LMDH penerima manfaat.(day)


