Pj Gubernur Jateng Dorong Jamkrida Jateng Tingkatkan Jaminan Kredit UMKM
SEMARANG[BahteraJateng] – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana meminta PT Jamkrida Jateng (Perseroda), untuk meningkatkan pendampingan dan penjaminan kredit kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
“Tugas kita dari Pemda adalah mendampingi UMKM, supaya UMKM hidup dan tumbuh,” ujar Nana, saat memberikan arahan kepada jajaran direksi PT Jamkrida Jateng, di Kantor Gubernur, Senin (15/1).

Oleh karena itu, lanjutnya, PT Jamkrida Jateng harus meningkatkan kreativitas, agar bisa memberikan jaminan kredit bagi UMKM. Sebab, meningkatnya UMKM yang kuat akan berpengaruh pada serapan tenaga kerja, dan dapat mendukung penurunan kemiskinan di Jawa Tengah.
“Kemiskinan kita masih tinggi. UMKM bisa didorong untuk mendukung penurunan kemiskinan. Kalau UMKM jalan di masing-masing daerah, maka akan bisa menyerap tenaga kerja,” tutur Nana.


Sementara itu, Direktur Utama PT Jamkrida Jateng (Perseroda), M Nazir Siregar menuturkan, PT Jamkrida Jateng sebagai salah satu BUMD, siap membantu UMKM yang belum bankable.
“Kita punya komitmen kuat untuk meningkatkan itu,” ujarnya.
Selama ini, tutur Nazir, mitra kerja PT Jamkrida Jateng adalah perbankan, di antaranya perbankan milik pemprov, seperti Bank Jateng, BPR/ BKK Jateng, dan BPR/BKK di seluruh Jawa Tengah. Di samping itu, juga kerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) dari Kementrian Koperasi dan UMKM, serta Pusat Investasi Pemerintah (PIP) dari Kementerian Keuangan.
Dia menambahkan, total nasabah yang sudah mendapatkan jaminan dari PT Jamkrida Jateng sekitar 727.000 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 35% di antaranya UMKM dan usaha produktif.
“Kami upayakan terus untuk melakukan peningkatan ke depan, khususnya meningkatkan jumlah UMKM yang kami jamin, sesuai arahan Pj Gubernur Jateng,” tutur Nazir.
Menurutnya, bantuan yang diberikan PT Jamkrida Jateng adalah meyakinkan perbankan, bahwa UMKM layak memperoleh kredit, dan menjamin angsuran kreditnya. Apabila UMKM tersebut tidak dapat membayar angsuran atau gagal, maka pihak Jamkrida yang akan membayar ke bank.
Adapun beberapa program yang sudah dilakukan selama ini meliputi, penjaminan pada program kredit usaha rakyat (KUR), penjaminan kredit-kredit yang ada di lembaga keuangan lainnya, serta penjaminan bagi koperasi di Jawa Tengah.
Selain itu, ada juga program CSR yang penyalurannya bekerja sama dengan Pemprov Jateng, sebagai upaya penanganan kemiskinan dan inflasi.

