Refleksi Pendidikan Jateng 2025: Sekolah Kemitraan dan Keberbakatan Olahraga
SEMARANG[BahteraJateng] – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperluas akses pendidikan menengah bagi masyarakat melalui Program Sekolah Kemitraan dan penguatan SMA Negeri Keberbakatan Olahraga pada tahun ajaran 2025/2026.
Kebijakan ini ditujukan untuk memastikan pemerataan layanan pendidikan sekaligus menjaga prestasi siswa berbakat, khususnya di bidang olahraga.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang harus dijamin negara, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Melalui Program Sekolah Kemitraan, Pemprov Jateng menggandeng sekolah swasta untuk menampung lulusan SMP yang tidak tertampung di SMA dan SMK negeri, dengan pembiayaan sepenuhnya ditanggung pemerintah daerah.
“Negara harus hadir memastikan anak-anak tetap bisa bersekolah. Program kemitraan ini gratis bagi siswa dari keluarga miskin,” ujar Ahmad Luthfi.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah, Sadimin menjelaskan, keterbatasan daya tampung sekolah negeri menjadi latar belakang utama pelaksanaan program tersebut. Pada tahun ajaran 2025/2026, sebanyak 56 SMA swasta dan 83 SMK swasta terlibat dalam Program Sekolah Kemitraan.
Dari hasil Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB), sebanyak 2.390 siswa diterima melalui program ini, terdiri dari 526 siswa SMA dan 1.864 siswa SMK. Selain itu, Pemprov Jateng juga memfasilitasi tambahan 2.614 siswa melalui seleksi berbasis tingkat kemiskinan agar tetap dapat mengakses pendidikan.
Untuk mendukung program tersebut, Pemprov Jateng mengalokasikan anggaran melalui APBD 2025 sebesar Rp 2 juta per siswa per tahun bagi 2.390 siswa sekolah kemitraan, dengan total anggaran mencapai Rp 2,39 miliar melalui Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Daerah. Adapun pembiayaan bagi 2.614 siswa tambahan akan disalurkan mulai Januari 2026 melalui sumber pendanaan lain yang sesuai.
Selain memperluas akses, Pemprov Jateng juga mengembangkan SMA Negeri Keberbakatan Olahraga sebagai wadah pembinaan atlet muda. Pada tahun ajaran 2025/2026, sekolah tersebut menampung 252 siswa dari 21 cabang olahraga.
Kebijakan ini mulai menunjukkan hasil. Pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2025, siswa SMA Negeri Keberbakatan Olahraga menyumbangkan enam medali emas, satu perak, dan dua perunggu bagi Jawa Tengah.
Sadimin menegaskan, Pemprov Jateng berkomitmen menjalankan kebijakan pendidikan yang tidak hanya memperluas akses, tetapi juga memberi ruang bagi pengembangan bakat dan prestasi peserta didik.(sun)

