Semangkok Hangat Sop Kakap Bu Ndut
SEMARANG [BahteraJateng]- Kuliner olahan ikan selalu menarik dicicipi di Kota Semarang sebagai daerah pesisir. Kuah jernih, irisan ikan kakap dan rasa gurih menjadi andalan warung Sop Kakap Bu Ndut.
Sop Kakap legendaris Jalan Pemuda No 100 Kota Semarang seolah tak pernah surut pelanggan. Usaha turun temurun setelah kepergian Bu Ndut sekitar 1,5 tahun lalu diteruskan oleh sang putri, Yuni.

Di warung berkapasitas puluhan ini tak pernah sepi pelanggan. Pelanggan silih berganti tanpa perlu antre lama. Yuni dengan cekatan menerima orderan pelanggan.
Di tangannya sudah memegang satu piring siap diisi sop kakap. Sop dengan kuah bening berwarna kekuningan ini terasa segar karena dibumbui tanpa santan.
Kuah kaldu ikan ini terasa hangat istimewa baik dinikmati dengan atau tanpa sambal.
Daging kakapnya terasa empuk dan kenyal. Dinikmati kuahnya saja terasa nikmat, terlebih disisipi irisan ikan kakap sedikit demi sedikit. Tekstur lembut juga terasa pas di lidah anak-anak. Satu mangkok sop kakap masih bisa diberi tambahan sambal semakin mematik rasa pedas.
Seporsi sop ikan kakap ini terasa pas dinikmati dengan sepiring nasi. Takarannya tepat, cukup mengenyangkan untuk makan siang. Sebagai tambahan, pelanggan bisa memilih berbagai macam lauk pendamping. Seperti pepes telur, ikan, bakwan, tempe dan lainnya.
“Mulai buka jam 06.00 dan sekitar jam 14.00 sudah mulai habis,” ungkap anak pertama Bu Ndut, Yuni. Dia meneruskan tongkat estafet usaha keluarga bersama saudara sepupu.
“Kalau rame jam 12.00 sudah habis karena pelanggan di sini rata-rata pekerja perkantoran di sekitar,” kata dia.
Satu porsi sop ikan kakap dan nasi cukup dibandrol Rp20 Ribu sudah kenyang sampai sore hari.

