Gubernur Ahmad Luthfi, menghadiri prosesi pemakaman Gus Alam di kompleks Pondok Pesantren Al Fadlu 2, Desa Sidorejo, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, Selasa (6/5).(Foto Ist)
Gubernur Ahmad Luthfi, menghadiri prosesi pemakaman Gus Alam di kompleks Pondok Pesantren Al Fadlu 2, Desa Sidorejo, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, Selasa (6/5).(Foto Ist)
| |

Sosok Alm Gus Alam di Mata Gubernur Luthfi: Sosok Friendly dan Putra Terbaik Jawa Tengah

KENDAL[BahteraJateng] – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan duka dan merasakan kehilangan salah satu putra terbaik Jawa Tengah. Hal itu disampaikan atas wafatnya anggota DPR RI Fraksi PKB, Alamuddin Dimyati Rois (Gus Alam) pada Selasa (6/5) pagi.

Menurutnya, Gus Alam selama karier politiknya selalu aktif memperjuangkan aspirasi rakyat di tingkat nasional.

Tampak Gubernur Ahmad Luthfi, Wakil Presiden ke-13 Ma’ruf Amin dan sejumlah tokoh nasional, menghadiri prosesi pemakaman Gus Alam di kompleks Pondok Pesantren Al Fadlu 2, Desa Sidorejo, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal.

“Saya bersama beberapa bupati hari ini datang ke rumah duka Gus Alam. Pertama, saya sebagai Gubernur Jawa Tengah mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum husnul khatimah,” ujar Luthfi.

Gubernur mengenang Gus Alam sebagai sosok yang tidak hanya berperan penting di parlemen, tetapi juga aktif dalam kehidupan sosial dan keagamaan.

“Beliau adalah anggota dewan yang membawa aspirasi masyarakat Jawa Tengah agar lebih baik. Kami, jajaran Pemprov bersama para bupati dan wali kota, merasa sangat kehilangan,” ucapnya.

Luthfi juga menyebut Gus Alam sebagai pribadi yang ramah dan terbuka, termasuk dalam berbagai kegiatan keagamaan maupun politik.

“Beliau sangat friendly. Saat ada kegiatan pengajian akbar, beliau selalu hadir dan bersikap sangat akrab, tanpa sekat antara dirinya sebagai seorang kiai, tokoh, dan kader partai politik, khususnya PKB,” kenangnya.

Gus Alam merupakan putra dari ulama kharismatik asal Kaliwungu, KH Dimyati Rois. Ia telah menjabat sebagai anggota DPR RI selama empat periode dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah I. Sosoknya dikenal luas karena kedekatannya dengan masyarakat serta kepeduliannya terhadap kegiatan keagamaan dan sosial.

Gus Alam mengembuskan napas terakhir pada Selasa, 6 Mei 2025, di RS Budi Rahayu, Pekalongan. Sebelumnya, ia sempat dirawat intensif akibat kecelakaan lalu lintas di Tol Pemalang pada Jumat (2/5) dini hari. Mobil yang ditumpanginya menabrak truk saat mencoba menyalip di KM 315.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *