Bangunan bersejarah Stasiun Tawang Semarang bergaya art deco dibangun 1914.(Foto Ist)
Bangunan bersejarah Stasiun Tawang Semarang bergaya art deco dibangun 1914.(Foto Ist)
|

Stasiun Tawang dan Poncol Semarang, Bangunan Sejarah Simpul Vital Transportasi di Jawa Tengah

SEMARANG[BahteraJateng] – Sejak peresmian jalur kereta api pertama di Indonesia pada rute Semarang–Tanggung, 10 Agustus 1867, Kota Semarang memegang peran penting dalam sejarah perkeretaapian nasional.

Dua stasiun utama di kota ini, yakni Stasiun Semarang Tawang dan Semarang Poncol, kini menjadi simpul utama transportasi kereta api di Jawa Tengah.

Kedua stasiun melayani rute antarkota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Yogyakarta, hingga Banyuwangi, serta layanan KA lokal menuju Tegal, Pekalongan, Kendal, Solo, dan Grobogan.

“Stasiun Tawang dan Poncol tidak hanya mendukung mobilitas masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata,” ujar Franoto Wibowo, Manager Humas KAI Daop 4 Semarang pada Senin (23/6).

Sebagai bagian dari transformasi layanan, kedua stasiun telah dilengkapi fasilitas modern seperti boarding gate otomatis, ruang tunggu nyaman, layanan tiket digital, dan akses ramah disabilitas. Keduanya juga terintegrasi dengan moda transportasi lain seperti BRT Trans Semarang, Trans Jateng, angkot, travel, dan ojek daring.

Data Januari–Mei 2025 menunjukkan Stasiun Tawang melayani rata-rata 4.137 penumpang KA jarak jauh dan 782 penumpang KA lokal setiap hari.

Sementara itu, Stasiun Poncol mencatat 4.390 penumpang jarak jauh dan 423 penumpang lokal per hari, mencerminkan hampir separuh pergerakan penumpang di wilayah Daop 4.

Selain sebagai pusat mobilitas, kedua stasiun juga menyimpan nilai sejarah tinggi. Tawang bergaya art deco dibangun 1914, sedangkan Poncol mengusung arsitektur modern tropis. Letaknya dekat Kota Lama menambah daya tarik wisata sejarah.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *