|

Tekan Angka Kemiskinan, MUI Demak Gelar Pelatihan Koperasi Syari’ah

DEMAK[BahteraJateng] – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Demak mengadakan Pelatihan Koperasi Syari’ah di Hotel Amantis pada 27 Oktober 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah melalui koperasi syari’ah dan bazar masjid, sebagai upaya menekan angka kemiskinan di masyarakat.

Acara dibuka oleh KH. Ahmad Gozali Ikshan, Ketua MUI Demak. Dengan menghadirkan empat narasumber menyampaikan materi penting seputar pengelolaan ekonomi syari’ah:


1. H. Bambang Soesetiarto, S.IP – Ketua BAZNAS Demak, menyampaikan tentang pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah yang amanah, profesional, dan akuntabel guna memberdayakan umat dan mengurangi kemiskinan.
2. Drs. H. Iskandar Zulkarnain, MM – Kepala DINDAGKOPUKM Demak, melalui stafnya Fahrozi, menjelaskan konsep pengelolaan koperasi syari’ah berbasis kompetensi.
3. Prof. Dr. KH. Ahmad Rofiq, MA – Ketua Umum DMI Provinsi Jawa Tengah, menguraikan tema “Memakmurkan Masjid dan Dimakmurkan Masjid.”
4. Dr. KH. Nor Hadi, Akt., M.Si – Menyampaikan materi tentang Masjid Preneur, yakni konsep masjid produktif yang memberikan manfaat bagi umat.

Pelatihan diikuti oleh 50 peserta, termasuk pengurus masjid, komisi pemberdayaan ekonomi umat MUI kecamatan, pengurus UPZ, serta perwakilan lembaga ekonomi dan zakat dari Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah.

Ketua MUI Demak, KH. Ahmad Gozali Ikhsan, berharap pelatihan ini mampu memberdayakan masyarakat dengan memaksimalkan dana zakat, infaq, dan sedekah secara lebih terstruktur.

“Koperasi syari’ah merupakan solusi strategis dalam meningkatkan kesejahteraan umat dan merupakan bagian dari upaya edukasi MUI terhadap pentingnya pengembangan ekonomi berbasis masjid,” terangnya.

“Kegiatan ini mencerminkan komitmen MUI dalam memperkuat ekosistem ekonomi syari’ah, guna memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *