UIN Walisongo
UIN Walisongo Semarang meraih penghargaan Badan Publik Informatif pada ajang Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik yang diselenggarakan oleh KIP, Senin (15/12).(Dok Humas UIN Walisongo)

UIN Walisongo Semarang Raih Anugerah Badan Publik Informatif Lima Kali Berturut-turut

JAKARTA[BahteraJateng] — Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang kembali meraih penghargaan Badan Publik Informatif pada ajang Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Pusat (KIP).

Penghargaan ini menjadi yang kelima kalinya secara berturut-turut, menegaskan konsistensi UIN Walisongo dalam menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas tata kelola perguruan tinggi.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara yang berlangsung di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta pada Senin (15/12).

Anugerah Keterbukaan Informasi Publik merupakan bentuk apresiasi kepada badan publik yang dinilai patuh dan konsisten menjalankan keterbukaan informasi sesuai Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Capaian lima kali berturut-turut ini menunjukkan bahwa keterbukaan informasi telah menjadi bagian dari sistem kerja UIN Walisongo Semarang. Prinsip transparansi tidak hanya diterapkan sebagai kewajiban regulatif, tetapi terintegrasi dalam pelayanan akademik dan administrasi kampus.

Proses penilaian dilakukan secara berjenjang, dimulai dengan pengisian Self Assessment Questionnaire (SAQ) untuk mengukur kepatuhan terhadap standar keterbukaan informasi publik. Tahapan berikutnya adalah Presentasi Uji Publik, di mana UIN Walisongo memaparkan kebijakan, inovasi, serta praktik pengelolaan layanan informasi yang telah diterapkan. Berdasarkan hasil penilaian tersebut, Komisi Informasi Pusat menetapkan UIN Walisongo sebagai penerima anugerah.

Wakil Rektor II UIN Walisongo Semarang sekaligus Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama, Prof. Ahmad Ismail, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika.

“Keterbukaan informasi publik menjadi instrumen penting dalam membangun kepercayaan masyarakat,” tuturnya.

Menurutnya, UIN Walisongo berkomitmen menyediakan layanan informasi yang cepat, tepat, dan akuntabel, serta terus meningkatkan kualitas layanan berbasis digital agar semakin responsif terhadap kebutuhan publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *