|

Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Ajak Masyarakat Jaga Situasi Kondusif Tahapan Pilwalkot 2024

SEMARANG[BahteraJateng] – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, Wahyoe Winarto mengajak semua elemen masyarakat agar ikut menjaga situasi agar berjalan kondusif terhadap jalannya setiap tahapan Pilwalkot 2024.

“Saya berharap pelaksanaan Pilwalkot nanti dapat berjalan lancar, apalagi Kota Semarang merupakan Ibukota Provinsi dimana menjadi tolak ukur kedewasaan dalam berdemokrasi. Mari kita jaga bersama kondusifitas agar tidak terjadi masalah di kemudian hari dan berjalan baik,” ujar Liluk, sapaan akrabnya saat menjadi narasumber dalam Dialog Interaktif DPRD Kota Semarang dengan tema “Menjaga Kualitas Demokrasi di Kota Semarang”, bertempat di Hotel Noormans Semarang, Rabu (29/5/2024).


Liluk juga menekankan kepada masyarakat, di era media sosial (medsos) untuk tidak terpengaruh kepada informasi yang belum tentu benar.

“Karena yang ada di medsos bisa menggiring opini publik, sehingga jangan mudah terprovokasi, sumber informasinya dicek dulu darimana. Saya kira masyarakat sudah paham dan makin dewasa serta tahu lah cara menggunakannya,” ungkapnya.


Selain itu, saat ini masyarakat sudah bisa melihat semua lebih transparan semua proses tahapan yang ada.

“Jika melihat kecurangan dalam pelaksanaan Pilwakot bisa langsung sampaikan via DM, ke Bawaslu, maupun KPU. Saya melihat masyarakat cukup antusias untuk ikut serta menjaga kualitas pelaksanaan pesta demokrasi,” tandasnya.

Liluk berharap dengan terciptanya situasi yang kondusif, maka pelaksanaan Pilwakot Semarang yang digelar 27 November 2024 mendatang menjadi lebih baik lagi.

Sementara, Ketua KPU Kota Semarang, Hendy Casandra Gultom mengatakan, bahwa indikator kualitas demokrasi di Kota Semarang salah satunya bisa dilihat dari partisipasi yang cukup tinggi dalam setiap perhelatan Pemilu.

“Partisipasi Pemilu kemarin capai angka 83 persen, sedangkan untuk partisipasi pemilih Pilwalkot tahun 2020 lalu diangka 68,62 persen, atau sekitar 800.005 pemilih yang datang ke TPS, sehingga ada kenaikan partisipasi,” ujar Nanda, sapaan akrabnya.

Untuk persiapan Pilwakot, baru-baru ini KPU melantik 531 orang Panitia Pemungutan Suara (PPS), kemudian meluncurkan tagline maskot jingle yang digunakan lagu membersamai pelaksanaan Pilwalkot.

“KPU sangat siap melaksanakan Pilwakot, sebelumnya kita juga sudah melantik PPK, ini sedang membentuk sekretariat terdiri dari ASN sebanyak 3 orang di tiap kelurahan di 177 kelurahan kota Semarang, tinggal dalam waktu dekat akan ada pemuktahiran DPT, untuk penetapan jumlah TPS di Pilwalkot 27 November nanti,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Plt Kepala Badan Kesbangpol Kota Semarang, Yudi Hardianto Wibowo mengatakan, bahwa Pemkot Semarang ikut mendukung pelaksanaan Pilwalkot 2024. Sinergitas ini bisa terlihat dari bergerak bersama dengan KPU dan Bawaslu serta instansi terkait, misalnya dalam penyiapan, Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) dengan baik.

“Harapan tidak terjadi lagi permasalahan terkait data penduduk, karena sudah sesuai dengan ketentuan bersama KPU sehingga tidak ada lagi data pemilih di pesta demokrasi, dipakai untuk mencoblos dua kali dan digunakan untuk penggelembungan suara dan sebagainya,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *