1.500 Pohon Mangrove Atasi Abrasi dan Banjir Rob Pesisir Demak
DEMAK [BahteraJateng]- Polres Demak, Jawa Tengah menanam 1.500 bibit mangrove mengatasi abrasi dan banjir rob di Pantai Glagah Wangi, Desa Tambakbulusan, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak.
Kapolres Demak AKBP Ari Cahya Nugraha mengatakan, wilayah pesisir Demak cukup rentan mengalami abrasi dan banjir rob karena hilangnya daya dukung alami pantai seperti hutan bakau dan longsoran bibir pantai.
“Terlebih esisir pantai di wilayah Kabupaten Demak sebagian terdapat permukiman penduduk yang berada di dekat pantai, sehingga abrasi maupun banjir rob mengancam setiap saat,” kata dia, Senin (12/5).
Berdasarkan data, kata dia,50 ribu hektar daratan di pesisir pantai utara Demak terkikis akibat abrasi. Kegiatan ini juga mengajak semua pihak peduli terhadap potensi bencana abrasi dan banjir rob.
“Kami mengajak seluruh pihak agar lebih masif dalam menangani bencana abrasi dan banjir rob agar tidak meluas,” kata dia.
Kepala Desa Tambakbulusan, Habibullah mengatakan, penanaman pohon mangrove bermanfaat untuk mencegah abrasi laut. Selain itu, menjadi tempat hidup dan sumber makanan bagi beberapa jenis satwa dan ikan.
“Tanaman mangrove juga memiliki nilai ekonomis, mulai dari kayu hingga buahnya bisa bermanfaat. Kegiatan penanaman tersebut tentunya juga untuk menjaga lingkungan pantai,” kata dia.
Dia menyebutkan, Pantai Istana Tambak Bulusan (Istambul) sedang berkembang sehingga penanaman mangrove bisa semakin indah dan menarik pengunjung. (hen)

