Puluhan truk memadati ruas Jalan Diponegoro, Ungaran, tepat di depan kantor DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (20/6), dalam aksi demonstrasi menolak penerapan aturan ODOL.(Dok Humas)
Puluhan truk memadati ruas Jalan Diponegoro, Ungaran, tepat di depan kantor DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (20/6), dalam aksi demonstrasi menolak penerapan aturan ODOL.(Dok Humas)
| |

235 Personel Polres Semarang Lakukan Pengamanan Aksi Tolak ODOL di Kantor DPRD

UNGARAN[BahteraJateng] – Sekitar 80 truk memadati ruas Jalan Diponegoro, Ungaran, tepat di depan kantor DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (20/6), dalam aksi demonstrasi menolak penerapan aturan Over Dimension Over Load (ODOL). Aksi yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB itu mendapat pengamanan ketat dari 235 personel Polres Semarang.

Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, memimpin langsung pengamanan mulai dari simpang RSUD dr. Gondo Suwarno hingga simpang Pegadaian Ungaran.


Ia menyampaikan sempat terjadi adu argumen antara petugas dan beberapa sopir yang ingin memarkir truk menutup akses jalan. Namun, hal tersebut dapat diredam dengan pendekatan humanis.

“Arus dari arah Semarang tetap bisa dilalui satu lajur, dan dari arah Solo kami alihkan ke Jalan Slamet Riyadi,” jelas Kapolres.


Sebanyak 10 perwakilan sopir diterima oleh Wakil Ketua DPRD Kab. Semarang, Umar Sujadi, didampingi Kapolres dan Dandim 0714/Salatiga, Letkol Inf. Guvta Alugoro Koedoes, di ruang Aspirasi DPRD.

Dalam audiensi itu, DPRD menyatakan akan menyampaikan aspirasi sopir terkait revisi aturan ODOL ke tingkat provinsi dan pusat.

Kapolres juga menyatakan bahwa penindakan terkait ODOL belum dilakukan dalam waktu dekat. Sekitar pukul 13.00 WIB, sebagian massa membubarkan diri.

Namun, sejumlah sopir melanjutkan aksi di Simpang Karoseri Laksana. Setelah diberi imbauan oleh petugas, massa akhirnya membubarkan diri sekitar pukul 14.30 WIB.

“Alhamdulillah, seluruh kegiatan berjalan lancar dan kondusif. Saya apresiasi anggota yang tetap tenang dan profesional,” tandas AKBP Ratna.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *