Jelang Pilkada, Hubungan Harmonis Harus Tetap Terjaga
SEMARANG[BahteraJateng] – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang dijadwalkan berlangsung serentak pada November mendatang, masyarakat dihimbau untuk tetap menjaga kerukunan antar umat beragama.
Kepala Bidang Ketahanan Bangsa, Bakesbangpol Provinsi Jateng Muslichah Setiasih, mengatakan
menjaga kerukunan pada masa Pilkada sangat penting untuk mencegah konflik sosial yang berpotensi perpecahan akibat perbedaan pandangan dalam politik.

“Selain itu juga yang tak kalah penting adalah menjaga stabilitas keamanan agar tidak memicu terjadinya kerusuhan atau kekerasan dalam suasana politik yang memanas, meningkatkan partisipasi demokrasi, dan menghindari polarisasi guna mendukung proses pemilu yang damai dan adil,” kata Muslichah.
Muslichah mengatakan hal itu
saat menyampaikan materi dalam Rapat Koordinasi Tim Kerukunan Umat Beragama (KUB) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) se – Jateng di Griya Persada Hotel Bandungan Kabupaten Semarang, pada Senin, (23/9).

Menurutnya, konflik sosial merupakan perseteruan atau benturan antar kelompok masyarakat yang dapat menimbulkan konflik yang mengakibatkan terganggunya stabilitas nasional dan terhambatnya pembangunan nasional.
Untuk menjaga kerukunan umat beragama di Jawa Tengah yang sudah bagus ini, berbagai elemen yang ada yakni pemerintah , FKUB, TNI, Polri, dan lembaga seperti KPU dan Bawaslu selaku pemangku kepentingan berupaya. memastikan pilkada berjalan damai dan kondusif.
Dia menambahkan, selain itu, guna meredam potensi konflik perlu adanya pendekatan dialog dan mediasi, penguatan peran tokoh agama dan masyarakat, optimalisasi media sosial untuk kampanye kerukunan dan penegakkan hukum terhadap provokator.
Selaras dengan hal tersebut, Tim KUB dan FKUB se – Jateng mendeklarasikan pemilu aman, damai, jujur, adil dan bermartabat. Dokumen deklarasi dibaca oleh ketua FKUB Jateng Prof Dr Imam Yahya ,M.Ag.(sun)

