Bank Jateng Gelar Lelang Bersama, Upaya Strategis Atasi Kredit Macet

SALATIGA[BahteraJateng] – Bank Jateng melaksanakan lelang bersama di wilayah kerja Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Semarang, yang berlangsung di Kantor Bank Jateng Cabang Salatiga, Jumat (29/11/2024). Lelang ini dihadiri oleh perwakilan Bank Jateng dari cabang Semarang, Mungkid, Rembang, Sukorejo, serta pejabat lelang KPKNL Semarang.

Pemimpin Grup Restrukturisasi & Penyelesaian Kredit Bank Jateng, Muchamad Yasin, menyatakan bahwa lelang eksekusi hak tanggungan merupakan salah satu metode untuk mengatasi kredit macet sekaligus menekan rasio Non-Performing Loan (NPL) sesuai dengan rencana bisnis bank.

“Proyek ini diharapkan menjadi solusi efektif untuk mempercepat proses lelang di kantor operasional, sehingga tidak memakan waktu lama,” ujar Yasin.

Capaian Lelang Tahun 2024

Pada tahun 2024, nominatif lelang agunan Bank Jateng di wilayah kerja KPKNL Semarang mencapai Rp150,33 miliar dari 111 debitur.

Hingga saat ini, hasilnya adalah terjual: Rp11,62 miliar (13 debitur), dalam proses verifikasi dokumen: Rp33,05 miliar (32 debitur) dan rencana lelang ulang (TAP – Tidak Ada Peminat): Rp67,26 miliar (32 debitur), yang dijadwalkan untuk tahun 2025

Menurut Yasin, masih terdapat banyak kredit bermasalah yang belum selesai melalui lelang. Dengan lelang bersama ini, calon pembeli potensial dapat lebih mudah mengikuti proses, sehingga kredit macet dapat diselesaikan secara lebih akurat dan efisien.

Langkah Efisien untuk Restrukturisasi

Bank Jateng juga terus mendorong kantor operasional, seperti cabang dan cabang pembantu (Capem), untuk mempercepat pelaksanaan lelang eksekusi hak tanggungan. Hal ini bertujuan untuk mempercepat proses restrukturisasi dan pelunasan utang.

“Lelang ini memberikan manfaat strategis dalam menekan rasio NPL dan meningkatkan efektivitas penyelesaian kredit bermasalah,” imbuh Yasin.

Dampak Positif Jangka Panjang

Dengan total agunan yang dilelang mencapai ratusan miliar rupiah, Bank Jateng optimis langkah ini dapat memberikan dampak positif, tidak hanya bagi bank tetapi juga bagi debitur dan pembeli potensial. Program ini diharapkan menjadi model penyelesaian kredit bermasalah yang lebih terintegrasi di masa depan.

Lelang bersama menjadi bukti komitmen Bank Jateng dalam menjaga stabilitas keuangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Jawa Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *