| | |

Kunjungi Politeknik International Bali, Gus Yasin Ingin Majukan Pariwisata Jateng

BALI[BahteraJateng] – Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), Wakil Gubernur Terpilih Jawa Tengah, melakukan kunjungan ke Politeknik International Bali (PIB). Kunjungan ini bertujuan mencari inspirasi pengembangan pariwisata, digital, dan seni kreatif di Jawa Tengah, agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Gus Yasin disambut oleh Dr. Paulus Herry Arianto, M.A., C.B.C., Wakil Direktur PIB College. Direktur PIB, Prof. Dr. Ir. Anastasia Sulistyawati, sedang kunjungan kerja ke Vietnam dan Kamboja. Dalam kesempatan ini, Gus Yasin menyatakan bahwa Jawa Tengah dapat belajar dari PIB College sebagai kampus vokasional yang unggul dalam membangun industri pariwisata dan kreatif.


“PIB College adalah contoh perguruan tinggi yang sukses mencetak tenaga profesional di bidang pariwisata dan seni kreatif. Ini menjadi inspirasi untuk mengembangkan potensi Jawa Tengah,” kata Gus Yasin yang didampingi istrinya, Nawal Nur Arafah.

Dr. Paulus Herry menjelaskan, PIB College fokus pada pendidikan pariwisata, perhotelan, seni kuliner, event management, dan bisnis digital. Lulusannya berhasil bekerja di berbagai negara seperti Italia, Dubai, dan Amerika Serikat, melalui program magang internasional.


“Berbagai program unggulan PIB College yang meliputi Manajemen Eksekutif, dimana menempatkan lulusan langsung ke posisi manajemen menengah, ada Seni Kuliner & Gastronomi, memadukan rasa, seni penyajian, dan nutrisi,” terangnya.

“Manajemen Perhotelan, yang mencetak wirausahawan di bidang perhotelan,Event Management, melatih mahasiswa menjadi tenaga profesional di bidang event MICE dan Bisnis Digital, untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan digital marketing dan startup,” imbuhnya.

PIB College menerapkan metode pembelajaran berbasis praktik dengan pengajar berpengalaman dari industri. Kampus ini terletak di Jl. Pantai Nyanyi, Beraban, Tabanan, Bali, di atas lahan seluas 15 hektar.

Gus Yasin berharap, kunjungan ini membuka peluang baru bagi pengembangan sektor pariwisata di Jawa Tengah.

“Semoga hasil pembelajaran dari PIB dapat diterapkan untuk meningkatkan daya saing pariwisata Jawa Tengah,” pungkas Gus Yasin.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *