| | |

Wagub Jateng Kukuhkan 90 Relawan Paralegal Muslimat NU untuk Cegah Kekerasan

SEMARANG[BahteraJateng] – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) mengukuhkan 90 Relawan Paralegal Muslimat NU dalam acara peluncuran program yang digelar Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat NU di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Minggu (20/4). Para relawan berasal dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Mereka akan bertugas memberikan pendampingan hukum, psikososial, serta dukungan sosial-ekonomi kepada perempuan, anak, dan kelompok rentan lainnya yang menjadi korban kekerasan.

“Kami senang karena sudah ada MoU antara Pemprov Jateng dan Muslimat NU. Ini bentuk sinergi penting dalam melindungi kelompok rentan,” ujar Gus Yasin.

Ia menilai program ini sejalan dengan visi Pemprov Jateng dalam program Kecamatan Berdaya, yang fokus pada pemberdayaan perempuan, anak, dan penyandang disabilitas.

Menurut data Simfoni PPA, kasus kekerasan terhadap perempuan di Jateng meningkat dari 939 kasus (2022) menjadi 1.019 (2024). Sedangkan kasus kekerasan terhadap anak naik dari 1.214 menjadi 1.349 kasus.

“Kekerasan fisik pada perempuan dan kekerasan seksual pada anak masih mendominasi. Budaya pekewuh membuat korban enggan melapor,” ujarnya.

Ia menegaskan, relawan paralegal tidak hanya bertugas mendampingi secara hukum, tapi juga membantu pemulihan pendidikan dan ekonomi korban.

Acara ini turut dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi, Ketua TP PKK Jateng Nawal Arafah Yasin, serta Ketua PW Muslimat NU Jateng Ismawati Hafiedz.

Selain pengukuhan, ditandatangani pula nota kesepakatan antara Wakil Gubernur dan Menteri PPPA serta perjanjian kerja sama antara Muslimat NU dengan Kemenag dan Dinas DP3AKB Jateng.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *