Turnamen Padel Piala Wali Kota Semarang 2026
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, saat menghadiri Closing Ceremony Turnamen Padel Piala Wali Kota Semarang 2026, Minggu (30/8).(Dok. Humas Pemkot)
|

Agustina Dorong Padel Jadi Sport Tourism dan Penggerak Ekonomi Semarang

SEMARANG[BahteraJateng] — Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, mendorong olahraga padel tidak hanya berkembang sebagai cabang olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari sport tourism yang mampu menggerakkan perekonomian Kota Semarang.

Menurut Agustina, penyelenggaraan turnamen padel berskala nasional dapat mendatangkan peserta dari berbagai daerah. Kehadiran mereka bersama keluarga dan pendamping berpotensi meningkatkan aktivitas ekonomi di berbagai sektor, mulai dari perhotelan, kuliner, transportasi hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Semarang ini punya peluang besar. Ketika orang datang untuk berolahraga, mereka juga akan tinggal, makan, menggunakan transportasi, dan mengenal berbagai hal yang ada di Kota Semarang,” kata Agustina saat menghadiri Closing Ceremony Turnamen Padel Piala Wali Kota Semarang 2026 pada Minggu (30/8).

Ia menilai potensi tersebut perlu dimanfaatkan dengan terus memperbanyak agenda kompetisi padel di Kota Semarang. Semakin banyak turnamen digelar, semakin besar pula peluang masyarakat dari luar daerah datang dan menghabiskan waktu di Kota Semarang.

Agustina menyebut pertumbuhan olahraga padel di Kota Semarang saat ini cukup pesat. Setidaknya terdapat 30 lapangan padel yang menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap olahraga tersebut.

“Tidak hanya atletnya menjadi banyak, tetapi menjadi olahraga yang diminati sehingga lapangan padelnya laku keras,” ujarnya.

Selain berdampak terhadap sektor ekonomi, Agustina menilai turnamen juga menjadi sarana memperluas jaringan komunitas padel sekaligus meningkatkan kualitas atlet. Kompetisi nasional dapat mempertemukan pemain dari berbagai daerah dan memberikan pengalaman bertanding bagi atlet yang sedang berkembang.

Turnamen Piala Wali Kota Semarang 2026 diselenggarakan Pengurus Kota Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Kota Semarang pada 28–30 Agustus 2026 dengan tema “Kota Semarang Home of Padel Indonesia”.

Kejuaraan tersebut diikuti 197 pasangan dari berbagai daerah dan mempertandingkan tujuh kategori, yakni Men’s Silver, Men’s Bronze, Women’s Bronze, Men’s Beginner, Women’s Beginner, KU-14 Putra, dan KU-14 Putri. Total hadiah mencapai Rp230 juta.

Agustina berharap kompetisi padel dapat terus digelar secara berkelanjutan sehingga olahraga tersebut semakin berkembang sekaligus memperkuat posisi Kota Semarang sebagai salah satu destinasi sport tourism di Indonesia.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *