Ahmad Luthfi dan Gus Yasin Takziah Pemakaman Nyai Djamilah Hamid Baidhowi di Lasem
REMBANG[BahteraJateng] – Gubernur Jateng Ahmad Luthfi bersama Wagub Gus Yasin takziah pemakaman almarhumah Hj Djamilah Hamid Baidhowi di Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang pada Kamis (8/5).
Kepergian Nyai Djamilah menjadi duka mendalam bagi masyarakat Jawa Tengah.
“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Atas nama pribadi, Pemerintah Provinsi, dan masyarakat Jawa Tengah, saya menyampaikan duka yang sangat mendalam atas wafatnya simbah Hj Djamilah Hamid Baidhowi,” ucap Ahmad Luthfi saat memberikan sambutan di rumah duka, Kompleks Pondok Pesantren Al Wahdah, Lasem, Rembang.
Sebelum jenazah diberangkatkan menuju Masjid Jami’ Lasem untuk disalatkan dan dimakamkan di Maqbaroh masjid setempat, tampak pula hadir sejumlah tokoh, seperti Bupati Rembang, Bupati Pati, serta para ulama dan kiai.
Menurut Gubernur, almarhumah dikenal sebagai sosok ibu yang telah melahirkan dan mendidik putra-putri yang membawa maslahat, tidak hanya bagi masyarakat sekitar, tetapi juga untuk Jawa Tengah dan tingkat nasional.
“Saya dekat dengan putra-putri beliau, termasuk Bu Nyai dari Watucongol, Ning Jazilah—istri dari Gus Kautsar. Semuanya membanggakan,” tuturnya.
Tak hanya itu, Nyai Djamilah juga menjadi panutan bagi banyak perempuan di Jawa Tengah. Karena itu, Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan rasa kehilangan mendalam sekaligus penghormatan atas jasa-jasa beliau.
“Kami percaya, almarhumah adalah sosok ibu yang sangat baik. Mari kita doakan agar beliau husnul khatimah,” ujarnya.
Gubernur menambahkan, keteladanan dan perjuangan hidup Nyai Djamilah perlu diwarisi oleh generasi sekarang, terutama dalam hal penghormatan kepada orang tua.
“Kita harus terus saling asah, asih, dan asuh. Orang tua adalah sosok utama yang layak dihormati, karena dari merekalah lahir orang-orang terbaik yang memberi manfaat bagi sekelilingnya,” pungkasnya.

