Wali kota Semarang, Agustina, sesuai mengikuti sidang paripurna DPRD kota Semarang, Rabu (19/6).(BahteraJateng)
Wali kota Semarang, Agustina, sesuai mengikuti sidang paripurna DPRD kota Semarang, Rabu (19/6).(BahteraJateng)
|

Masa Jabatan Habis, Wali Kota Agustina Siapkan Pj Sekda Baru

SEMARANG[BahteraJateng] – Masa jabatan M. Khadik sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang resmi berakhir. Pemerintah Kota Semarang kini tengah mempersiapkan pengganti sementara sambil menunggu proses penetapan Sekda definitif.

M. Khadik diketahui dilantik sebagai Pj Sekda pada awal Oktober 2024 oleh Wali Kota sebelumnya, Hevearita G. Rahayu. Sesuai ketentuan, masa jabatan Pj Sekda maksimal enam bulan. Hingga kini, belum ada keputusan perpanjangan atau penunjukan resmi pengganti.


Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menyatakan pihaknya segera mengusulkan nama Pj baru dan akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Pak Khadik tidak bisa lagi menjabat karena masa bhakti sebagai ASN tinggal kurang dari satu tahun sebelum pensiun. Sesuai aturan, tidak bisa menjabat kembali,” jelas Agustina, sesuai mengikuti sidang paripurna DPRD kota Semarang pada Rabu (19/6).


Agustina juga menegaskan bahwa saat ini belum memungkinkan untuk mengangkat Sekda definitif karena dirinya belum genap enam bulan menjabat sebagai Wali Kota. Pengangkatan pejabat definitif memerlukan izin dari pemerintah pusat dan melalui proses seleksi terbuka.

“Jadi kami akan tunjuk Pj baru dulu sambil menunggu proses yang lebih matang. Proses definitif tidak bisa dilakukan sekarang,” tambahnya.

Saat ditanya soal calon pengganti, Agustina belum mengungkapkan nama.

“Masih kami pertimbangkan. Banyak hal yang harus dihitung, termasuk menjaga stabilitas birokrasi yang sudah solid,” ujarnya.

Agustina mengapresiasi kekompakan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) selama dirinya menjabat lima bulan terakhir. Ia menegaskan tidak akan terburu-buru melakukan rotasi jabatan.

“Tim OPD kita kompak dan saling mendukung. Saya akan jaga stabilitas ini. Mutasi hanya dilakukan jika benar-benar diperlukan dan saat saya sudah memiliki kewenangan penuh,” tegasnya.

Dalam situasi transisi ini, Agustina menekankan pentingnya menjaga integritas dan semangat kerja di jajaran pemerintahan.

“Pemerintahan harus tetap berjalan, tapi juga transparan dan akuntabel. Dengan kebersamaan, saya yakin kita bisa melewati masa transisi ini dengan baik,” pungkasnya.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *