Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, seusai mengikuti sidang paripurna DPRD Kota Semarang, Rabu (25/6).(BahteraJateng)
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, seusai mengikuti sidang paripurna DPRD Kota Semarang, Rabu (25/6).(BahteraJateng)
|

Wali Kota Semarang Jaring Kandidat Pj Sekda Pengganti M. Khadik

SEMARANG[BahteraJateng] – Pemerintah Kota Semarang mulai melakukan penjaringan untuk mengisi posisi Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) setelah masa jabatan M. Khadik berakhir.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menyatakan bahwa proses penjaringan sedang berlangsung dan pengumuman sosok pengganti akan dilakukan dalam waktu dekat.

“Jabatan Pj Sekda tidak boleh diisi oleh ASN yang masa pensiunnya kurang dari satu tahun. Saat ini kami sedang melakukan penjaringan,” ujar Agustina kepada wartawan pada Rabu (25/6).

Merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, jabatan Sekda bisa diisi oleh ASN dengan pangkat Golongan IV atau eselon IIA. Posisi tersebut dapat diambil dari pejabat Kepala Dinas, Kepala Badan, atau Asisten Sekda yang memenuhi syarat.

“Saya sudah minta Kepala BKPP untuk menginventarisasi siapa saja pejabat eselon II yang memenuhi syarat,” jelas Agustina.

Wali kota menegaskan bahwa pemilihan dilakukan secara selektif dan mempertimbangkan berbagai aspek, baik administratif maupun substantif.

“Saya lebih memilih menunggu laporan dulu dari tim, baru nanti kita sampaikan ke publik,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Semarang, Kadar Lusman, meminta agar proses pengisian jabatan dilakukan segera dan sesuai aturan.

“Kalau perpanjangan tidak dimungkinkan, maka harus disiapkan pergantiannya sesuai dengan regulasi,” kata politikus dari PDI Perjuangan yang akrab disapa Pilus tersebut.

Ia menegaskan pentingnya menunjuk pejabat yang sudah berpengalaman agar proses adaptasi tidak memakan waktu lama.

“Siapapun bisa selama sesuai kriteria. Kalau yang dipilih sudah berpengalaman, tinggal melanjutkan program yang ada,” ungkapnya.

Pilus berharap proses transisi berjalan mulus agar roda pemerintahan tetap berjalan efektif. Ia juga meminta agar calon yang dipilih benar-benar memiliki kapasitas menjalankan tugas Sekda, termasuk menyinkronkan agenda kerja lintas perangkat daerah.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *