Kemacetan di Ungaran
Jalur utama Ungaran-Bawen mengalami kemacetan akibat sebuah truk trailer tidak kuat menanjak, Rabu (30/7).(Foto Ist)
|

Ini Ternyata Penyebab Jalur Ungaran-Bawen Macet Kemarin

UNGARAN[BahteraJateng] – Arus lalu lintas di jalur utama Ungaran-Bawen mengalami kemacetan pada Rabu pagi (30/7) akibat sebuah truk trailer bermuatan biji plastik tidak kuat menanjak.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di Jalan Diponegoro, tepat di depan Mako Sat Lantas Polres Semarang, dari arah Semarang menuju Bawen.


Truk trailer dengan nomor polisi H 8091 OF yang dikemudikan Mastur (42), warga Kabupaten Demak, mengalami kendala mesin saat melintasi tanjakan di depan Balai Pengujian dan Peralatan Dinas PU Provinsi Jawa Tengah.

Akibatnya, kendaraan tersebut mundur dan melintang di badan jalan, menutup dua lajur utama dari arah Semarang.

Kaur Bin Ops Sat Lantas Polres Semarang, Iptu Sutarto, yang berada di lokasi bersama Kanit Turjagwali Ipda Y. Dimas, menyampaikan bahwa situasi langsung ditangani dengan menerapkan rekayasa lalu lintas.

“Untuk mengurai kemacetan, kami berlakukan sistem contra flow dari arah Semarang,” ujar Ipda Dimas.

Upaya evakuasi truk dilakukan bersama petugas dan warga sekitar. Sekitar pukul 10.10 WIB, truk berhasil ditepikan ke jalur lambat, dan arus lalu lintas kembali normal. Dalam insiden ini, tidak terdapat korban jiwa maupun kerusakan kendaraan lain.

Polres Semarang mengimbau seluruh pemilik dan pengemudi kendaraan berat untuk melakukan pengecekan teknis secara rutin sebelum beroperasi, terutama kendaraan dengan muatan berat yang akan melintasi jalur menanjak.

“Pastikan kendaraan dalam kondisi prima dan sesuai kapasitas muatan. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang karena bisa berdampak luas pada kelancaran lalu lintas,” pesan Iptu Sutarto.

Jalur Ungaran-Bawen merupakan salah satu jalur vital penghubung Kota Semarang dan wilayah selatan Jawa Tengah, sehingga insiden seperti ini berpotensi mengganggu aktivitas logistik dan masyarakat pengguna jalan.(sun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *